Demam Berdarah Dengue (DBD) Menyerang Lingga

Kamis, 14 Februari 2008 00:00 WIB
611x ditampilkan Nasional

"LINGGA - Virus yang disebabkan oleh nyamuk Aides Aigefty yang dikenal dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang cukup berbahaya, sudah 2 minggu ini sedikitnya telah menelan 7 penderita DBD yang kebanyakan menyerang anak-anak di Ling"
LINGGA - Virus yang disebabkan oleh nyamuk Aides Aigefty yang dikenal dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang cukup berbahaya, sudah 2 minggu ini sedikitnya telah menelan 7 penderita DBD yang kebanyakan menyerang anak-anak sehingga mereka terpaksa dirawat inap di Rumah Sakit Lapangan Kabupaten Lingga.

Pasien korban nyamuk Aides Aigefty yang menyebar dengan cepat ini banyak dibawa keluarga mereka ke Tanjung Pinang dengan alasan untuk dirawat lebih intensif karena kurangnya tenaga medis dan peralatan yang ada di Rumah Sakit Lapangan Kabupaten Lingga, seperti pantauan Terkininews sudah ada 4 pasien yang dibawa untuk di rujuk ke rumah sakit di Tanjung Pinang.

Demam berdarah yang sebelumnya tidak ada dalam pantauan Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga tetapi dalam 2 minggu terakhir ini sudah sangat meresahkan masyarakat yang ada di kecamatan Lingga khususnya di Daik. Karena ketujuh pasien itu berasal dari Kecamatan Lingga sehingga Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga dan dibantu Puskesmas Daik telah melakukan sweepping keberbagai tempat serta melakukan penyemprotan Fogging kerumah-rumah masyarakat dan menghimbau masyarakat untuk melakukan 3M yaitu Menguras tempat-tempat air, Menimbun barang-barang bekas dan Membakar sampah. Disamping itu juga kami akan tetap melakukan pemantauan keliling yang paling kurang seminggu sekali ke tempat-tempat yang dicurigai rawan DBD, seperti diungkapkan oleh pimpinan Puskesmas Daik Tarmizi,S.KM kepada terkininews.

Terlihat dengan kejadian ini Dinas Kesehatan sangat tanggap, karena kasus ini merupakan kejadian pertama kali di Kabupaten Lingga DBD yang menyebar dengan cepat ke masyarakat setempat. Semoga dengan langkah-langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan yang dibantu Puskesmas Daik bisa mengatasi penyakit yang bisa menyebabkan korban jiwa ini.(Ago)