Pengolahan Sampah Tanjungpinang Perlu Badan Hukum

Jumat, 31 Juli 2009 00:00 WIB
403x ditampilkan Nasional

TANJUNGPINANG -Semakin meningkatanya pertumbuhan penduduk yang tinggi akan mengakibatkan meningktanya sampah, disamping itu pula konsumsi masyarakat yang beragam menimbulkan berbagai jenis sampah
TANJUNGPINANG -Semakin meningkatanya pertumbuhan penduduk yang tinggi akan mengakibatkan meningktanya sampah, disamping itu pula konsumsi masyarakat yang beragam menimbulkan berbagai jenis sampah yang kini mulai dari sampah yang mudah diurai hingga sampah yang di urai melalui proses kimia, demikian di ucapkan oleh wakil walikota tanjungpinang Edward Mushalli pada sosialisasi kebijakan pembersihan lingkungan di hotel Bintan Plaza Tanjungpinang.

Dikatakan sejauh ini masyarakat masih belum mampu melakukan pengolahan sampah, semuanya masih berkisar dari pengumpulan dan pembuangan di tempat sampah, namun hal tersebut masih menimbulkan dampak sosisal seperti banyaknya tersebar wabah penyakit, pencemaran lingkungan tanah dan udara.

Diharapkan melalului UU no 18 tahun 2008 tentang pengolahan sampah dapat merubah pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah " diharakan dengan ini dapat mengubah paradigma masyarakat dari pengumpulan dan pembuangan sampah menjadi pengolahan sampah yang lebih baik" ujar Edwar. Yulianus Mukhtar kepala bapelda kota tanjungpinang menyatakan pengolahan sampah sangat penting mengingat pengolahan sampah selama ini tidak sesuai dengan metode pengolahanyang baik, oleh karena itu pengolahan sampah perlu kepastian hukum." pengolahan samapah sehurusnya diatur dalam hukum dan dalam pengolahan sampah didaerah pemukiman dan perindustrian wajib menyediakan tempat samapah,"ungkap Yulianus.