Kembali, Dermaga Sebong Desa Rejai Ambruk

Sabtu, 13 Maret 2010 00:00 WIB
499x ditampilkan Nasional

LINGGA - Belum lama kita masih ingat robohnya dermaga Rejai yang sekarang sudah memakan 3 orang yang dijebloskan polres Lingga kedalam hotel prodeo, eh malah hari ini dermaga dusun 5 Sebong Desa Rejai Kecamatan Senayang ambruk, Sabtu (13/03/2010) s
LINGGA - Belum lama kita masih ingat robohnya dermaga Rejai yang sekarang sudah memakan 3 orang yang dijebloskan polres Lingga kedalam hotel prodeo, eh malah hari ini dermaga dusun 5 Sebong Desa Rejai Kecamatan Senayang ambruk, Sabtu (13/03/2010) sekitar pukul 15.40 Wib .

Berita ambruknya ini diterima terkininews.com dari salah seorang teman wartawan dan langsung mengkonfirmasi kepada kepala desa Rejai Juwandi yang membenarkan berita tersebut. Juwandi mengatakan " Ya berita ambruknya dermaga dusun 5 Sebong itu memang benar sekitar pukul 3 sore tadi, tapi saya belum melihat kesana. Dermaga itu dibuat tahun 2008 yang lalu, tapi saya masih belum menjadi kepala desa waktu itu sehingga saya tak berani bicara banyak," papar Juwandi.

Berita itu juga dibenarkan oleh Hartono alias Non salah seorang anggota Badan Pengurus Desa(BPD) Sebong. Dia menjelaskan kalau dermaga itu dibuat sekitar bulan Agustus 2008 yang lalu dan kontraktor yang mengerjakan itu adalah Azra'i yang tinggal di Resun tapi kepala tukang yang melaksanakannya adalah Iwan katanya orang Sungai Pinang. Dermaga ini panjang sekitar 100 meter lebih ungkap Hartono kepada terkininews.com.

Kami heran juga kenapa bisa ambruk padahal gelombang teduh, angin nggak ada tapi eh ambruk depannya itu tiba-tiba, ambruknya pada ujung seperti huruf T. Tapi sekitar 10 meter kedarat dari huruf T itu sekarang sudah miring juga dan sudah tidak bisa dipakai lagi.

Pihak dinas PU sampai saat ini belum ada yang bisa diminta konfirmasi masalah ambruknya dermaga Sebong, karena pada tahun 2008 lalu perhubungan masih dibawah dinas PU. Baru kemarin kepala dinas PU Lingga ditahan karena menjadi tersangka ambruknya dermaga Rejai menyusul 2 orang tersangka sebelumnya.***