Harga Daging Sapi di Pasaran Masih Normal

Rabu, 11 Agustus 2010 00:00 WIB
438x ditampilkan Nasional

BATAM - Kenaikan harga-harga komoditas kebutuhan rumah tangga seperti komoditas sayur mayur dan bahan bakar minyak tanah serta gas, masih belum mempengaruhi harga daging di Batam.
BATAM - Kenaikan harga-harga komoditas kebutuhan rumah tangga seperti komoditas sayur mayur dan bahan bakar minyak tanah serta gas, masih belum mempengaruhi harga daging di Batam. Hingga kini, harga daging sapi khususnya masih berkisar Rp 70 ribu dipasaran.

Kepala Seksi Produksi Subdit Agribisnis BP Kawasan Batam, Iqbal Jaya Sasmita kepada wartawan saat ditemui di Tempat Pemotongan Hewan (TPH) Senin (9/8) kemarin mengungkapkan sampai saat ini permintaan pasar atas daging sapi pun masih relatif normal. Menurutnya, ini disebabkan keseimbangan kebutuhan masyarakat akan daging sapi masih belum terlalu tinggi. TPH sendiri katanya udah mempersiapkan stok 700 ekor sapi dan 400 ekor kambing yang dirasa cukup hingga masa idul fitri nanti.

"Stok kita masih cukup, jadi jelas harga pun masih normal," katanya.

Sapi-sapi tersebut, kata Iqbal merupakan milik pelaku usaha daging sapi yang dititipkan kepada TPH sesuai ketentuan pemerintah. Jenis-jenis sapi yg dititipkan beragam seperti Brahman, Santa dan Limousine yang memiliki berat kotor hingga 450 kilogram. Dikatakan Iqbal, TPH Sei Temiang rutin melakukan penyembelihan hingga sepuluh ekor perharinya untuk selanjutnya di suplai dagingnya ke pasar-pasar di Batam.

"Tiap hari kita suplai 5 ton daging ke pasar," ungkap Iqbal.

TPH Sei Temiang, dipastikan Iqbal memiliki tenaga potong hewan yang bersertifikasi agar menghasilkan kualitas daging sapi yang baik. Dokter hewan dari Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan (KP2K) Pemko Batam selalu melakukan pengecekan rutin terhadap kesehatan para sapi yang siap di potong. Tidak itu saja, TPH juga memiliki sertifikasi kehalanan dari LP POM MUI yang secara rutin pula tim dari MUI mengecek cara memotong yang sesuai syariat Islam.

"Itu sudah tugas kita menetramkan hati umat," lanjutnya.