Narapidana Lapas Klas II A Batam Banyak Terjangkit Virus HIV

Selasa, 17 Agustus 2010 00:00 WIB
440x ditampilkan Nasional

BATAM- Sedikitnya 50 narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Batam terjangkit virus HIV/AIDS. Ini diketahui setelah pihak lapas melakukan tes kesehatan terhadap seluruh narapidana.

"Memang banyak narapidana yang terkena penyakit ini," kata Agus Budi Hartono, Kepala Lapas Klas II A menyesalkan.

Tes uji sendiri kata Agus baru dilakukan pada awal bulan lalu oleh tim medis Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam (RSBK) dan angka ini termasuk mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2009 lalu yang hanya sekitar 12 orang narapidana terjangkit penyakit yang sama.

Agus memperkirakan penyebaran penyakit menular tersebut diakibatkan perpindahan virus oleh narapidana yang sudah terjangkit di luar lapas. Selain itu juga, Agus mengatakan pihaknya kerap kali menemukan jarum yang digunakan untuk membuat lukisan tubuh (tatto) oleh warga binaan. Meski demikian, pihak lapas sendiri hingga kini belum dapat membuktikan secara tepat penyebab pastinya.

"Itu sih kemungkinan. Nanti akan kita selidiki penyebabnya," kata Agus.

Penyebaran virus HIV/AIDS bak jamur di musim hujan itu lanjut Agus tidak mempengaruhi penempatan narapidana yang terjangkit maupun yang tidak. Dari 50 narapidana yang terjangkit HIV/AIDS, disebutkan Agus terdapat 70 persen berjenis kelamin laki-laki dan sisanya adalah perempuan.

Alasannya, pihak Lapas Klas IIA juga ingin menjaga kerahasiaan nama narapidana yang terjangkit agar tidak dikucilkan. Sejauh ini pihak Lapas Klas IIA Batam tengah berkoordinasi dengan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Batam untuk menangani narapidana yang terjangkit HIV/AIDS secara privatif. Untuk biaya pengobatan, Agus mengatakan pihaknya mendapatkan dukungan anggaran dari APBN dan masyarakat penghuni Lapas.

"Kami akan terus mengawasi prilaku penghuni lapas dan akan mengambil tindakan tegas terhadap prilaku yang menyimpang," tegasnya.