Ikut Kata Penumpang, Penerapan Agrometer Tak Terlaksana

Kamis, 16 September 2010 00:00 WIB
645x ditampilkan Kepri Terkini

BATAM - Kendati sudah ditentukan Pemko Batam terkait penetapan agrometer taksi di Kota Batam, tapi tetap saja dalam prakteknya supir taksi tidak memperhatikan ketentuan yang berlaku.
BATAM - Kendati sudah ditentukan Pemko Batam terkait penetapan agrometer taksi di Kota Batam, tapi tetap saja dalam prakteknya supir taksi tidak memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Demikian ungkap Siagian pengelola taksi bandara Hang Nadim Kota Batam. Menurutnya, supir taksi di Batam lebih cenderung melakukan transaksi dan tawar menawar kepada penumpang daripada menggunakan agrometer.

Padahal Pemko Batam telah menetapkan tarif taksi berdasarkan agrometer, untuk buka pintu Rp 5.000 dan Perkilonya Rp 3.500. Belum efektifnya pemberlakuan agrometer ini harus disikapi secara serius oleh Pemko Batam

"Penerapan agrometer di bandara Hang Nadim belum berlaku efektif, tapi masih sesuai, pada prakteknya tergantung pada pengguna, semestinya buka pintu Rp 5000 perkilonya Rp 3.500," kata Siagian.