Lion Group Terima Armada Airbus A320 Perdana

Kamis, 13 November 2014 00:05 WIB
291x ditampilkan Bisnis

Lion Group mendapatkan pengiriman perdana pesawat Airbus A320 untuk memperkuat armada perseroan. Pada pengiriman tahap awal ini, pesawat A320 akan dipakai oleh Batik Air.

Pengiriman perdana dirayakan oleh Chairman dan Co-Founder Lion Group Rusdi Kirana, serta , Presiden dan CEO Airbus Fabrice Brégier. Adapun jumlah pesanan Lion ke Airbus mencapai 234 unit pesawat A320 yang terdiri dari 109 unit A320neo, 65 unit A321neo, dan 60 unit A320ceo.

Pesawat Batik Air menggunakan mesin CFM56 dan menghadirkan tata ruang premium yang terbagi menjadi dua kelas dan dapat menampung hingga 156 penumpang.

“Kami sangat senang dapat menyambut pengiriman pesawat Airbus pertama kami. Pesawat-pesawat A320 ini, yang nantinya disusul dengan A320neo dan A321neo yang lebih besar, akan memungkinkan kami untuk terus berkembang dengan dilengkapi salah satu pesawat paling modern dan mutakhir di dunia,” ujar Rusdi Kirana dalam siaran pers, Rabu (12/11/2014).


Untuk layanan Batik Air, A320 akan mengombinasikan layanan premium dengan biaya operasional terendah. "Kami sangat antusias menanti pengiriman pesawat Airbus kami lainnya dalam bulan dan tahun mendatang,” lanjut Rusdi Kirana.

Sementara itu, Fabrice Brégier menuturkan seremonial yang digelar kali ini menjadi tonggak sejarah baru dalam hubungan antara Airbus dengan Lion Group. “Kami dengan bangga menyambut Batik Air sebagai operator terbaru pesawat Airbus. Kami yakin fleksibilitas luar biasa yang ditawarkan pesawat A320 akan sangat sesuai bagi rencana perkembangan Lion Group,” ujarnya.

Dengan biaya operasional terendah di kelasnya, A320 menjadi suatu lini produk terlaris di dunia untuk kategori lorong-tunggal. Hingga saat ini, hampir 11.000 unit telah dipesan dan sekitar 6.200 telah dikirimkan kepada lebih dari 400 pelanggan dan operator di seluruh dunia.

Sementara itu jenis A320ceo dan A320neo memiliki lebih dari 95 persen kesamaan perangkat pesawat. A320neo (new engine option) menggabungkan inovasi kabin, mesin generasi baru dan Sharklets (perangkat wing tip lebar) untuk dapat menghasilkan penghematan 20 persen bahan bakar per tempat duduk pada tahun 2020.

 

 

 

 
 
Sumber:Kompas