Distanhut Canangkan Program Sehari Tanpa Beras

Kamis, 27 November 2014 07:53 WIB
320x ditampilkan Karimun

KARIMUN - Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Karimun menggelar kegiatan Apresiasi Ketahanan Pangan Kabupaten Karimun yang disejalankan dengan kegiatan pasar tani dan olahan pangan lokal, Rabu (26/11) di halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Karimun.

 

 

Melalui event ini, Distanhut turut memaparkan rencana untuk mulai menggalakkan ketahanan pangan non beras, dengan mengolah berbagai macam hasil pertanian dijadikan bahan pangan.

 

Kepala Distanhut Kabupaten Karimun, H. Amran Syahidid mengatakan, lahan di Kabupaten Karimun masih cukup luas untuk diberdayakan dalam pengembangan pertanian. Ditambah lagi banyak hasil tanaman dan makanan tradisional yang bisa dijadikan sumber pangan."Seperti misalnya sagu yang sudah dari turun temurun sejak kakek nenek kita dulu sangat terkenal. Selain tanaman itu ada juga singkong, ubi jalar dan sebagainya. Ini kita lakukan karena persediaan bahan pangan terutama beras semakin tidak mencukupi," kata beliau.

 

Lebih lanjut, beliau memaparkan Distanhut memiliki program Sehari Tanpa Beras (day no rice) dan hal ini akan disampaikan kepada Bupati. Dengan tujuan agar dapat secara perlahan-lahan mulai melakukan ketahanan pangan non beras.

 

"Jika seluruh dunia tanam padi, itu pun tidak mencukupi kebutuhan orang Asia saja, makanya Indonesia dan khususnya kita di Kabupaten Karimun mulai menggalakkan ketahanan pangan non beras", imbuhnya lagi.

 

Acara tersebut digelar selama dua hari dan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati, Anwar Ujang. Dengan menghadirkan delapan kelompok tani yang menyedikan aneka hasil tani mulai dari sayur mayur, bumbu dapur, buah-buahan dan produk olahan dari pertanian. Acara juga diikuti oleh delapan kelompok wanita tani (KWT) serta menghadirkan siswa siswi dari SDN 013 Teluk Air dan SMPN 2 Karimun. (harja)