Rupiah Diprediksi Sulit Beranjak dari Zona Merah

Selasa, 2 Desember 2014 09:13 WIB
372x ditampilkan Bisnis

Laju Rupiah diprediksi masih melemah seperti sebelumnya. Maraknya permintaan terhadap US$ bahkan dinilai membuat Rupiah sulit keluar dari zona merah.

 

“Laju rupiah masih melanjutkan pergerakan negatifnya,” kata Reza Priyambada, Direktur Riset Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI) dalam rilisnya ke Rimanews di Jakarta, Senin (1/12) malam.

 

 

Reza menilai rilis data-data ekonomi tampaknya akan direspon negatif oleh pelaku pasar. Tingginya inflasi yang diperkirakan dapat melampaui tingkat suku bunga acuan juga akan berpengaruh pada rupiah

 

 

“Meski neraca perdagangan mencatatkan surplus namun, tidak terlalu direspon baik oleh Rupiah karena terjadi penurunan impor maupun ekspor yang memberikan gambaran masih lemahnya penjualan ekspor dan perlambatan di dalam negeri dengan melemahnya impor,” jelasnya.

 

 

Reza menyebut laju Rupiah akan berada di bawah target level support 12.202. Untuk sementara sentimen negatif masih akan mewarnai Rupiah sehingga tetap waspada dan antisipasi pelemahan lanjutan. Rp 12.273-12.260 (kurs tengah BI).

(Rimanews)