Jika Diberi Insentif, Pengusaha Yakin Bisa Bangun 1.000 Kapal

Selasa, 23 Desember 2014 06:09 WIB
417x ditampilkan Bisnis

Demi optimalisasi dan revitalisasi galangan kapal nasional, pemerintah akan membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Bea masuk untuk komponen kapal.


Melihat hal itu, Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) yakin dapat memenuhi kebutuhan produk kapal Indonesia per tahunnya yang mencapai seribu kapal.

"Dari seribu kapal per tahunnya, hanya 100 yang diproduksi dalam negeri. Kalau kita nambah 100 persen produksi baru bisa 200 kapal, enggak akan ketemu sama kebutuhan kita. Makanya kita butuh insentif agar mood atau sentimen semakin baik," ujar Ketua IPERINDO, Eddy Kurniawan Logam di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (22/12/2014).


Dia menegaskan, selama ini industri galangan kapal nasional tersendat karena dihadapkan sejumlah halangan sepert PPN komponen kapal sebesar 10 persen dan bea masuk sebesar 5 sampai 12 persen.


"Untuk pembangunan kapal Indonesia, komponen impor 70 hingga 80 persen. Karena Industri komponen kita belum bertumbuh karena volume belom cukup. Semoga dengan ini kita sudah bisa ciptakan 500 hingga 1.000 per tahun.


Maka akan ada multiplier effect kepada industri komponen," pungkasnya.

*Okz