Pemko Tanjungpinang Lakukan Pertemuan Bahas Pembangunan Pulau Penyengat

Rabu, 14 Januari 2015 08:42 WIB
1207x ditampilkan Tanjungpinang

TANJUNGPINANG - PEMKO Tanjungpinang melakukan pertemuan dengan para juriat raja - raja melayu dan tokoh - tokoh masyarakat Pulau Penyengat serta Lembaga Adat Melayu di Aula Bulang Linggi Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang. Pertemua ini membahas tentang pembangunan lebih lanjut Pulau Penyengat untuk kedepannya, terutama dibidang pariwisata religi.


 

 Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan pertemuan ini dilakukan guna menyamakan persepsi antara pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat Penyengat. Pembangunan seperti apa yang diinginan semua pihak, sehingga tidak melanggar norma norma yang ada serta tetap menjadikan nilai budaya yang ada di Pulai Penyengat tetap terjaga.

 

 

 

 Lis menambahkan bahwa Pulau Penyengat akan ditetapkan sebagai destinasi wisata religious dan cagar budaya . Dan ini akan di SK kan. Namun masih menunggu kesepakatan bersama antara LAM, PEMKO, Juriat dan juga masyarakat.

 

 

“Pada intinya pembangunan dipenyengat ini bukan hanya enak - enak pemerintah atau suka - suka pihak lain. Tetapi secara bersama sama antara rencana yang dibuat pemerintah dengan keinginan masyarakat pulau penyengat itu sendiri." Ujar Lis Rabu (14/01).


"Seperti apa kita kita akan membangun penyengat ini, sehingga istiadat dan budaya yang ada di penyengat ini benar benar terpelihara. Sehingga dengan kemajuan dan pembangunan yang berlangsung nanti tidak merusak daripada nilai nilai budaya yang ada dipulau penyengat. Nanti sebentar lagi kita akan menetapkan dengan SK Walikota . Sehingga pembangunan yang dibangun di Pulau Penyengat ini akan menjaga norma  norma. Tidak sembarang saja, punya uang tinggal pulau penyengat, bangun rumah ala modern. Silahkan membangun tapi dikonsep” Tutupnya .