MUI Imbau Muslim Indonesia Cek Kehalalan Makanan Olahan

Rabu, 28 Januari 2015 12:57 WIB
496x ditampilkan Nasional

Dalam Islam, setiap makanan yang mengandung babi haram dikonsumsi. BPOM meminta masyarakat Muslim mewaspadai dan selektif memilih makanan halal.


Kepala  Badan Pengawas Obat dan Makanan Roy Sparringa mengungkapkan banyak makanan olahan yang belum mendapatkan izin dari BPOM. Makanan-makanan olahan tersebut dinilai BPOM sebagai makanan ilegal.  

 

“Masyarakat harus memperhatikan dalam memilih makanan olahan, status halal, dan memperhatikan izin peredaran makanan olahan tersebut,” ujar Roy Sparringa, Rabu (28/1). Terkait makanan mengandung zat babi, kata dia, BPOM masih memberikan izin dengan syarat melampirkan zat tersebut ke logo dan komposisi makanan olahan.

 

Ia menyebutkan tahun ini jumlah makanan yang terdaftar di BPOM sebanyak 816 produk dan 11 produk suplemen makanan. Dari sekian banyak produk yang terdaftar, ada produk nonhalal. Produk tersebut memiliki logo babi dan mencantumkan kandungan babi dalam komposisi makanannya. 

 

Dalam penetapan halal ataupun nonhalal. BPOM bekerja sama dengan MUI. Sebelumnya, beredar siomay babi di mal. Siomay ini tidak menampilkan logo babi atau nonhalal. (RMOL)