DPRD Kabupaten Dairi Kunker CSR di Batam

Kamis, 5 Februari 2015 15:11 WIB
547x ditampilkan Batam

BATAM - Komisi A,B dan C DPRD Kabupaten Dairi, Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja selama 3 hari di Kota Batam. Kunjungan kerja dalam rangka perampungan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Dairi.


Kunker Anggota DPRD Kabupaten Dairi digelar di Gedung Serba guna DPRD Kota Batam, Kamis, 5/2/2015. Sebanyak 10 orang didampingi 2 orang staff Setwan Kabupten Dairi melakukan dialog dengan Anggota DPRD Kota Batam seputar penerapan dan pelaksanaan Perda CSR di Kota Batam.

Menurut Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Dairi, Togar Simorangkir pihaknya akan melakukan pendalaman dan mencari materi tentang pelaksanaan program CSR yang sudah diterapkan di Kota Batam. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan program CSR dapat diterima oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

”Batam memiliki perusahaan industri yang cukup banyak, tentu kami harus belajar banyak dari Kota Batam,” terang Togar.

Togar menambahkan, di Kabupaten Dairi sendiri ada perusahaan yang bergerak dibidang industri pertambangan dan pembangkit tenaga air yakni PT. Inalum terus melakukan program CSR di Kabupaten Dairi.

Di Kabupaten Dairi ada 7 Kecamatan yang saat ini terus menerima dana CSR dari perusahaan tersebut. Nah, apakah Batam sama seperti di Kabupaten Dairi dalam pelaksaan program CSR,” terangnya.

Ditempat yang sama Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Batam, dr.Idawati Nursanty yang menerima Kunker Anggota DPRD Kabupaten Dairi menyatakan, Perda CSR di Kota Batam sudah berjalan. Bahkan, Pemerintah Kota sudah melakukan sosialisasi kepada pihak perusahaan di Kota Batam agar tetap peduli dengan program CSR terutama dibidang lingkungan hidup, pendidikan, kesehatan dan sosial kemasyarakatan,” terangnya.

Anggota Banleg DPRD Kota Batam Sallon Simatupang menambahkan, Perda CSR di Kota Batam yang saat ini sudah berjalan, salah satu poin yang ditekankan adalah, setiap unit usaha di Batam dan telah memiliki profit atau keuntungan diwajibkan mengeluarkan CSR dan akan disesuaikan dengan program pemerintah.

”Pemko Batam tidak sepeserpun menerima dalam bentuk dana dari perusahaan, namun pemko hanya menghimbau agar perusahaan yang ada di Batam wajib mengeluarkan CSR sesuai dengan program pemerintah di Kota Batam,” terang Sallon.

(MCKB)