Eksekusi Mati Tahap II Disegerakan

Senin, 16 Februari 2015 08:55 WIB
567x ditampilkan Nasional

Penerapan hukuman mati menjadi sorotan. Meski banyak ancaman datang dari dunia internasional, Indonesia tak gentar melanjutkan eksekusi yang dinilai tidak manusiawi itu.


“Kejaksaan Agung sendiri saat ini segera mengeksekusi mati 11 terpidana mati. Eksekusi mati tahap dua terdiri dari delapan terpidana kasus narkoba dan tiga kasus pembunuhan,” papar pengamat hukum pidana Mompang Panggabean, Senin (16/2).

Dari delapan terpidana narkotika, tujuh di antaranya adalah warga asing. Satu orang adalah warga Indonesia. Dalam eksekusi tahap kedua ini kemungkinan dilakukan pada terpidana yang permohonan grasinya ditolak presiden.

Berikut 11 nama terpidana mati yang masuk dalam daftar tunggu eksekusi mati tahap dua:

1. Andrew Chan, (WN Australia) kasus Narkotika. (Keppres Nomor 9/G 2015)

2. Syofial alias Iyen bin Azwar (WNI) kasus pembunuhan berencana (Keppres Nomor 28/G 2014)

3. Mary Jane Fiesta Veloso (WN Filipina) kasus narkotika (Keppres Nomor 31/G 2014)

4. Myuran Sukumaran alias Mark (WN Australia) kasus narkotika (Keppres Nomor 32/G 2014)

5. Harun bin Ajis (WNI) kasus pembunuhan berencana (Keppres Nomor 32/G 2014)

6. Sargawi alias Ali bin Sanusi (WNI) kasus pembunuhan berencana (Keppres Nomor 32/G 2014)

7. Serge Areski Atlaoui (WN Prancis) kasus narkotika (Keppres Nomor 35/G 2014)

8. Martin Anderson alias Belo (WN Ghana) kasus narkotika (Keppres Nomor 1/G 2015)

9. Zainal Abidin (WNI) kasus narkotika (Keppres Nomor 2/G 2015)

10.  Raheem Agbaje Salami (WN Cordova) kasus narkotika (Keppres Nomor 4/G 2015)

11. Rodrigo Gularte (WN Brazil) kasus narkotika (Keppres Nomor 5/G 2015).

 

(ROL)