Menpora Minta Polri Urungkan Izin ISL

Rabu, 18 Februari 2015 08:58 WIB
419x ditampilkan Olah Raga

Jika klub-klub ISL tidak kunjung memenuhi syarat yang sudah ditentukan BOPI, gelaran ISL 2015 benar-benar akan tertunda. Menpora meminta Polri tidak mengeluarkan izin keramaian menggelar laga jika tidak ada rekomendasi dari BOPI.



Menpora Imam Nahrawi secara khusus telah mengirim surat ke Plt. Kepala Polri yang meminta Polisi berkoordinasi dengan BOPI sebelum mengeluarkan izin kegiatan keramaian pertandingan. Dalam surat tersebut Menpora menjelaskan posisi BOPI sebagai lembaga bentukan pemerintah memiliki kewenangan dalam memberikan rekomendasi kompetisi olahraga profesional, termasuk bergulirnya ISL. 

Dengan begitu, izin yang dikeluarkan Polri untuk laga-laga ISL diharapkan memperhatikan rekomendasi dan berkoordinasi dengan BOPI. 

"Sehingga proses pemberian perizinan kegiatan keramaian yang menjadi kewenangan Kepolisian Republik Indonesia tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Menpora dalam surat tertanggal 16 Februari 2015 itu.

ISL 2015 dijadwalkan akan kick-off pada 20 Februari lusa dengan laga Persib Bandung vs Persipura Jaya pura jadi laga pembuka. Namun BOPI merekomendasikan ISL 2015 ditunda sampai dipenuhinya lima persyaratan standar organisasi. 

Sebelumnya BOPI sudah melakukan verifikasi kelengkapan dokumen 18 klub peserta kompetisi ISL 2015. Hasilnya banyak klub belum menyerahkan administrasi yang sifatnya prinsipil, seperti surat pernyataan lunas tunggakan gaji.

Sampai tanggal 13 Februari syarat-syarat yang mengacu pada AFC Club Licensing Regulation dan FIFA Club Licensing Regulation tersebut masih banyak yang belum terpenuhi.

Menpora berencana mengeratkan kerjasama dengan Polri melalui pembentukan nota kesepahaman antara kedua pihak. Nota Kesepahaman tersebut rencananya akan ditandatangani oleh Sekretaris Kemenpora dan Badan Intelkam Mabes Polri.


(DTK/SPT)