KPK Tangkap Tangan Dua Pengurus DPP PDIP

Jumat, 10 April 2015 21:06 WIB
417x ditampilkan Kepri Terkini

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri resmi mengumumkan kepengurusan inti DPP PDIP periode 2015-2020. Ada hal unik yang dapat dilihat terkait kepengurusan inti partai moncong putih tersebut.



Selain terpentalnya nama Maruarar Sirait dan Effendi Simbolon, sorotan juga datang kepada dua nama pengurus PDIP. Keduanya adalah Ketua DPP bidang Pemenangan Pemilu Bambang Dwi Hartono atau akrab dipanggil Bambang DH dan Ketua bidan Ideologi dan Kaderisasi Idham Samawi.



Baik Bambang DH Maupun Idham Samawi saat ini masih berstatus sebagai tersangka. Bambang DH yang pernah menjadi wali kota dua periode (2002-2005 dan 2005-2010) dan kemudian rela menjadi wakil wali kota Surabaya (2010-2013) mendampingi Tri Rismaharini yang notabene bekas anak buahnya.


Bambang yang pernah maju sebagai calon gubernur Jatim pada 2013, terjerat kasus gratifikasi DPRD-Pemkot Surabaya sebesar Rp 720 juta. Sejak November 2013, ia sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimsus Polda Jatim. Hanya saja, ia tidak ditahan Polda Jatim lantaran dinilai kooperatif selama pemeriksaan.



Sementara itu, Idham Samawi mantan bupati Bantul dua periode (1999–2004 dan 2005–2010) terjerat kasus dana hibah untuk Persiba Bantul sebanyak Rp 12,5 miliar. Hingga kini, kasusnya masih mandeg di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).


Atas statusnya itu, meski pada Pileg 2014 meraih suara terbanyak kedua di Dapil DIY di bawah Hanafi Rais, ia tidak dilantik Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 1 Oktober lalu. Sehingga, Idham gagal menjadi anggota DPR dari Fraksi PDIP.