Neymar Bersikeras Nyatakan Dirinya Tak Bersalah

Rabu, 24 Juni 2015 05:37 WIB
318x ditampilkan Olah Raga

Kapten Brasil, Neymar, bersikeras tidak melakukan kesalahan terhadap wasit sehingga membuatnya pantas diganjar hukuman empat pertandingan, usai kekalahan 1-0 dari Kolombia di babak penyisihan grup Copa America.


Pemain 23 tahun akhirnya meninggalkan kamp Brasil setelah keikutsertaannya berakhir lebih dulu menyusul suspensi yang dijatuhkan Conmebol dengan tudingan upaya menanduk Jeison Murillo dan melakukan kekerasan verbal terhadap wasit Enrique Osses pasca peluit panjang. Namun, Neymar terus membela diri pasca insiden di Santiago.

“Ini keputusan keluarga untuk pergi. Saya bicara kepada ayah saya dan kemudian bilang kepada Dunga dan manajer tim Gilmar Rinaldi. Mereka sepakat," urai Neymar. 

“Pada dasarnya, tidak ada yang terjadi di lorong. Saya ada di dalam, dan menunggu untuk bertanya kepada wasit mengapa ia mengusir saya. Kemudian terjadi kerumunan dan pihak keamanan datang, mengira saya gugup dan ingin menyerangnya. 

“Itulah yang terjadi.” 

Meski begitu, Neymar yakin kompatriotnya memiliki kualitas dan pengalaman untuk merengkuh Copa America setelah lolos ke perempat-final sebagai juara Grup C. 

“Saya pikir ada kehidupan di Selecao tanpa Neymar. Para pemain telah menunjukkan mereka mampu memenangkan pertandingan dan Copa America,” lanjut bomber Barcelona. 

“Brasil punya banyak pemain hebat. Saya sangat percaya terhadap tim ini dan para pemain. Mereka semua nama besar yang akan peduli dengan kemenangan.” 

Selecao akan menghadapi Paraguay, tim yang menyingkirkan mereka melalui drama penalti di babak yang sama pada 2011, akhir pekan ini. (goal)