Korban Sipil Hercules Tidak Dapat Tanggungan PT Asabri

Jumat, 3 Juli 2015 02:03 WIB
338x ditampilkan Nasional

Pihak sipil yang menjadi korban dalam insiden jatuhnya pesawat Hercules tidak masuk dalam tanggungan asuransi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).


"Kalau sipil nggak, mereka kan punya prosedur tersendiri. Ini khusus angkatan (prajurit) baik dari angkatan udara, darat semua angkatan," kata Kepala kantor Cabang Medan PT Asabri (Persero), Kabul Mulyanto, di lokasi jatuhnya Hercules di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan (Kamis, 2/6).



Proses pencairan asuransi ini sendiri, menurutnya, tinggal menunggu surat dari Panglima TNI melalui Kepala Staff Angkatan Udara (KSAU). Surat tersebut menjadi dasar bagi mereka untuk menetapkan santunan yang akan diserahkan kepada keluarga para korban dari kalangan prajurit tersebut.



"Kalau dia lagi operasi, maka santunannya namanya santunan resiko kematian bisa mencapai Rp 100 juta, kalau santunan bukan saat operasi maka  santunan didasarkan pada berapa lama dia bertugas dikali 3 kali gaji, kemudian santunan duka yang diberikan kepada prajurit dan anggota keluarganya," ujarnya, sebagaimana dilansir Medanbagus.Com (grup RMOL)



Besaran santunan duka tersebut menurut Kabul berkisar antara Rp 3,5 juta hingga Rp 2,5 juta. Dengan rincian prajurit yang meninggal diberikan santunan duka dan bantuan pemakaman sebesar Rp 3,5 juta, sedangkan jika istrinya makan santunan duka sebesar Rp 3 juta. Namun jika yang meninggal merupakan anaknya maka santunan duka dan bantuan pemakaman sebesar Rp 2,5 juta.[rmol/ysa]