SK Inpassing Belum Diteken Bupati, Kenaikan Pangkat Guru di Lingga Terancam Batal

Jumat, 10 Juli 2015 13:41 WIB
672x ditampilkan Lingga

LINGGA - Usulan kenaikan pangkat oleh sejumlah Guru di Kabupaten Lingga terancam batal. Hal itu dikarenakan belum adanya penandatanganan surat keputusan (SK) inpassing oleh Bupati Lingga, Jum'at (10/7).


Padahal SK Inpassing tersebut merupakan salah satu syarat untuk kenaikan pangkat ke tingkat lebih lanjut. Mulai dari usulan guru, kemudian diusulkan ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, selanjutnya ke Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Lingga.


Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lingga Pok Yong, mengatakan, memang nasib kenaikan pangkat guru di Lingga saat ini terancam, karena belum ada penunjukkan langsung penanda tanganan SK Inpassing kenaikan pangkat oleh pimpinan daerah.


"Saat ini SK Impasing memang belum ditandatangani pimpinan daerah. Jadi kita minta pimpinan daerah untuk menandatangani SK Inpassing tersebut," ujar Pok Yong.


Dikatakan Pok Yong, usulan kenaikan pangkat guru di Lingga ini, sudah dua tahun belum pernah diajukan. Sehingga usulan kenaikan pangkat pada periode April 2015 kemarin, sekitar 60 guru yang mengusulkan batal sama sekali.


Dan juga, kata Pok Yong baru-baru ini pihaknya baru menggelar hearing bersama dengan sejumlah guru yang sudah mengusulkan kenaikan pangkat untuk periode Oktober 2015 mendatang.


"Ya dari hearing yang digelar semalam. Kita dengarkan usulan kenaikan pangkat sebanyak 300 guru, juga dihadapan Kadisdikpora Lingga serta Badan Kepegawaian dan Diklat," ujar Pok Yong, Kamis (9/8).


Singkatnya, lanjut Pok yong untuk mempersiapkan kenaikan pangkat tersebut, sebagai komisi III, DPRD ia minta BKD dan Disdikpora Lingga menggesa untuk penandatanganan SK Inpassing tersebut. Meminta instansi daerah untuk menandatangani SK tersebut, serta menggesa penandatanganan.