Kesal Jalan Rusak, Warga Kundur Tanami Pohon Pisang

Kamis, 30 Juli 2015 15:50 WIB
495x ditampilkan Karimun

KARIMUN - Sejumlah warga di KM 8 Kelurahan Tanjungbatu Barat, Kecamatan Kundur melakukan aksi protes terkait kerusakan jalan Besar Sawang KM 8 di kelurahan tersebut. Aksi protes dilakukan dengan menanam batang pohon pisang di tengah jalan, terutama pada titik-titik jalan yang rusak.


“Aksi tanam pohon pisang ini sebagai bentuk protes warga karena jalan  yang sudah cukup lama rusak, tidak juga ada perbaikan,” kata Nawawi, Ketua RW 07  Kelurahan Tanjungbatu Barat, Kecamatan Kundur, Kamis (30/7) siang.

Lebih lanjut Nawawi, mengungkapkan sudah ada beberapa orang yang menjadi korban dan sampai patah akibat lubang yang ada ditengah jalan. Akibat rusaknya jalan tersebut sangat membahayakan warga yang melintan.

“Warga sudah berharap agara jalan tersebut segara diperbaiki sebelum banyak korban yang berjatuhan. Ini yang membuat warga kesal dan melakukan protes itu,” tegasnya.

Sementara itu tokoh masyarakat KM 8 Muharam memastikan, aksi yang dilakukan sejak pagi itu murni sebagai bentuk protes terhadap pemerintah agar secepatnya melakukan perbaikan jalan.

“Aksi warga murni sebagai bentuk protes terhadap pemerintah. Warga kompak menanam puluhan batang pohon pisang dan setelah itu ditinggalkan. Tidak ada tendensi apapun,” pungkasnya.

Dan ironisnya kalau pihak kecamatan meminta agar jalan tersebut ditimbun. Namun kalau ditimbun berakibat akan banjir kalau musim penghujan. Jaln ini merupakan jalan utama untuk menghubungkan dengan kecamatan lainnya.

"Kami sangat berharap agar segera diperhatikan dan segera diperbaiki. Jalan ini sudah mulai parah sejak bulan Ramadhan yang lalu," ujar Muharam.

Dari pantauan Terkininews, para pengendara kendaraan, baik roda dua maupun roda empat tetap berupaya melintasi jalan tersebut, meski di tengah-tengah titik yang rusak ditanami batang pohon pisang