Kepri Memerlukan Banyak Pelabuhan dan Kapal

Rabu, 5 Agustus 2015 02:21 WIB
397x ditampilkan Kepri Terkini

TANJUNGPINANG - Provinsi Kepulauan Riau membutuhkan banyak pelabuhan dan kapal dengan ukuran yang memadai untuk membuka kawasan terisolir, kata Asisten II Pemerintah Kepri Syamsul Bahrum saat berdiskusi dengan tim kajian Lemhannas.



"Luas lautan Kepri mencapai 96 persen, sementara daratan 4 persen. Strategi pembangunan dalam mengoneksikan pulau-pulau di wilayah itu, dibutuhkan banyak pelabuhan dan kapal," ujarnya di Kantor Pemprov Kepri, Selasa.

Dia menambahkan Kepri memiliki sekitar 2.400 pulau yang menyebar pada lima kabupaten dan dua kota. Sebagian pulau memiliki penghuni.

Warga yang tinggal di pulau-pulau membutuhkan kapal yang dapat mengantar mereka ke pulau-pulau lainnya. Kapal-kapal itu dibutuhkan untuk memperlancar distribusi sembako, pendidikan dan kesehatan.

"Untuk merangkai pulau, menyejahterakan masyarakat dibutuhkan banyak kapal dan pelabuhan," katanya di hadapan rombongan Tim Lemhanas RI yang dipimpin oleh Mayjen TNI Hari Mulyono.

Selain itu, kata dia pemerintah juga telah membangun sejumlah bandara di pulau-pulau. Bandara itu dapat menunjang terhubungnya masyarakat di pulau tertentu ke pulau-pulau lainnya.

"Tetapi harus diiringi dengan transportasi udara yang memadai dengan tarif murah," ujarnya.

Syamsul mengemukakan pembangunan postur TNI dalam memperkuat pengamanan di wilayah NKRI sebagai poros maritim dunia sejalan dengan perencanaan pembangunan di Kepri.

Pembangunan yang berorientasi pada kemaritiman merupakan satu kesatuan  yang tidak bisa dipisahkan karena Provinsi Kepri merupakan komponen kewilayahan yang di dalamnya terdapat pengembangan kekuatan TNI.

"Pemerintah daerah adalah kepanjangan tangan dari pemerintah pusat," katanya. (ANT)