PNS Meninggal Akibat Kabut Asap

Rabu, 7 Oktober 2015 06:18 WIB
454x ditampilkan Nasional

Korban dari bencana kabut asap di Riau terus berjatuhan. Kali ini seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Muhammad Iqbal Hali meninggal dunia karena kebanyakan menghirup polusi udara.

 

Muhammad Iqbal Hali yang merupakan PNS dilingkungan Kemenag Riau tidak sempat dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Dengan meninggalnya M Iqbal menambah daftar panjang korban tewas akibat bencana kebakaran hutan dan lahan. Hari ini, jenazah PNS itu diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Cipta Karya Pekanbaru menuju Tempat Pemakanam Umum di Panam.

 

"Anak saya ini mengidap penyakit asma. Dia sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya sudah tidak tertolong. Kata dokter yang menanganinya, memang karena terkena asap yang menyebabkan asma kambuh dan semakin parah," ujar Hasan Amal ayah dari Muhammad Iqbal Hali di rumah duka, Selasa (6/10/2015).

 

Dia mengisahkan pada Senin 5 Oktober 2015, anaknya berangkat kerja dengan sepeda motor. Karena asap sangat tebal, dia mengingatkan anaknya untuk memakai masker. Namun ternyata Muhammad Iqbal Hali tidak menggenakan masker ketika mengunakan motor.

 

Kemudian pada siang harinya, Hasan mendapat kabar jika kesehatan anaknya dalam kondisi memburuk. Kemudian teman-teman sekerja anaknya membawa pulang Muhammad Iqbal Hali ke rumah.

 

"Sampai di rumah, saya lihat wajahnya pucat, napasnya tersengal-sengal. Kemudian saya membawanya ke rumah sakit. Namun sampai di rumah sakit nyawanya sudah tidak tertolong," ucapnya lirih.

 

Kasus kematian akibat kabut asap bukan kali ini saja, pada 10 September 2015 lalu seorang anak SD Muhanum Anggriawati (12), putri dari Mukhlis juga meninggal akibat kabut asap karena sulit bernafas.

 

Kemudian pada 18 September 2015 seorang mahasiswa Pekanbaru tewas saat berkendara dekat lokasi kebakaran dan menabrak mobil pemadaman. Petugas menyebut Sardi Ramadoni (19) tidak bisa melihat jalan dan menabrak mobil karen asap pekat.

 

(okz)