Flu Singapura Jangkiti Sejumlah Anak di Batam

Jumat, 9 Oktober 2015 19:58 WIB
315x ditampilkan Batam

BATAM - Sejumlah anak di Kota Batam Kepulauan Riau menderita penyakit Flu Singapura yang menyerang mulut, tangan dan kaki.



"Di sekitar rumah saya saja ada lima anak yang sakit itu," kata warga Sekupang, Eka di Batam, Jumat.

Awalnya, anak Eka, Elfaiza Nino (2,5) menderita demam, pilek, tenggorokan sakit dan sariawan. Kemudian muncul bercak di kaki dan tangan, serupa dengan cacar.

Setelah berobat, diketahui anaknya menderita Flu Singapura, tertular dari teman-temannya.

"Dan ketika saya melapor ke dokter, ternyata penyakit ini juga banyak diderita anak-anak yang tinggal di Rusun Sekupang," kata Eka yang tinggal di rumah ilegal sekitar Shangrila.

Saat dikonfirmasi Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Batam, Sri Rupiati membenarkan ada anak yang menderita penyakit Flu Singapura.

"Tapi tidak sampai mewabah, jumlahnya tidak terlalu banyak," kata dia.

Ia memastikan penyakit yang berasal dari Negara Jiran itu tidak berbahaya, layaknya flu biasa yang akan sembuh dengan sendirinya, tergantung daya tahan tubuh pasien.

Penyakit itu disebabkan oleh virus yang menyebar melalui sentuhan dan air liur.

"Biasanya, yang kena penyakit ini karena tertular di Singapura, dia baru pulang dari Singapura," kata Sri Rupiati.

Penyakit itu memang lebih banyak menyerang anak usia di bawah 12 tahun.

Sri menyarankan anak yang menderita penyakit Flu Singapura untuk tidak sekolah sampai kondisinya membaik, agar tidak menulari anak-anak yang lain.

"Kalau begitu, tidak usah masuk sekolah. Selama saya menjabat, sudah tiga kali penyakit ini menyerang, di Sekolah Theodore, Sekolah Ananda dan di perumahan," kata dia.

Selain itu, anak yang menderita Flu Singapura juga diminta banyak istirahat, mengkonsumsi vitamin dan makanan bergizi. (Antara)