Muhammadiyah: Musnahkan Saja Sandal Berlafadz Allah

Rabu, 14 Oktober 2015 08:06 WIB
486x ditampilkan Nasional

Media sosial kembali dihebohkan dengan sandal atau alas kaki bermotif lafal Allah yang tengah beredar di Surabaya, Jawa Timur.

 

Mengetahui hal tersebut, Sekertaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Muthi mengatakan, polisi yang telah menyita sandal tersebut harus segera memusnahkannya, agar tak menjadi perdebatan panjang diantara umat Islam.

 

"Ya kalau menurut saya dikembalikan (ke Tiongkok tempat produksi sendal itu-red) ya enggak mungkin, yang bisa sekarang polisi musnahkan saja semuanya agar tak menimbulkan kontroversi yang berkepanjangan," ujar Abdul Mu'thi kepada Okezone, Rabu (14/10/2015).

 

Dia juga meminta agar umat Islam tidak terpancing provokasi akibat beredarnya sendal yang bertuliskan Allah tersebut. Kata dia, umat Islam diharapkan menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian, yang saat ini sedang menyelidiki kasus itu.

 

"Tentu itu harus kita lihat sudut pandang yang luas, jadi kan ada hal yang perlu kita lihat apakah sauatu kesenganjaan atau seuatu yang kebetulan saja," katanya.

 

Sebelumnya, jagad media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya foto-foto sandal yang bermotif lafal Allah. Sandal tersebut diduga diproduksi oleh PT Pradipta Perasa Makmur, Jalan Raya Wringin Anom Km 33, Krian, Sidoarjo.

 

Sandal berlafal Allah ini beredar dalam dua jenis. Pertama berwarna hitam. Motifnya menyerupai lafal Allah di bagian sebelah kiri. Sementara di bagian tengah terdapat anyaman pita berwarna merah.

 

Informasi yang dihimpun, total sandal yang telah diproduksi oleh perusahaan tersebut mencapai puluhan ribu pasang. Perusahaan mulai memroduksi sandal pada September 2014 sebanyak 12 ribu pasang, Desember 2014 enam ribu pasang, Maret 2015 7.420 pasang, serta April dan Juli 24 ribu pasang.

 

Selanjutnya pada Agustus 2015 diproduksi 16.500 pasang, September 10.150 pasang, dan Oktober enam ribu pasang.


(okz)