Masjid-Masjid di Aceh Akan Difasilitasi dengan Wifi Gratis

Kamis, 29 Oktober 2015 08:09 WIB
1337x ditampilkan Nasional

Sejumlah warung kopi dan kafe di Banda Aceh kini sudah menyediakan koneksi internet nirkabel (WiFi) gratis. Seolah tak mau kalah dengan warung kopi, masjid-masjid di Ibu Kota Provinsi Aceh itu juga akan dipasang fasilitas internet.

 

Pemerintah Kota Banda Aceh kini merancang program Cyberisasi Masjid, di mana tiap masjid nanti akan dipasang fasilitas internet sebagai media dakwah sekaligus menyebar luaskan aktivitas masjid di sana kepada dunia.

 

“(Program) ini sangat bagus untuk mengenalkan kepada pengurus masjid akan digitalisasi file dokumen permasjidan, serta memperkenalkan masjid dan aktivitasnya kepada dunia luar melalui dunia maya,” kata Sekda Banda Aceh, Bahagia, dalam sosialisasi program Cyberisasi Masjid kepada pengurus masjid di Aula Balai Kota Banda Aceh, Rabu (28/10/2015).

 

Menurutnya, pengurus masjid di Banda Aceh nantinya harus dapat mengaplikasikan format komunikasi, baik antar masjid, pengurus dengan jamaah serta masyarakat luar secara umum.

 

“Cyberisasi masjid bisa menjadi media dakwah dan penyebaran informasi. Melalui cyberisasi masjid, jamaah masjid dapat mengakses sejumlah informasi tentang masjid, baik dalam bentuk kegiatan maupun bentuk laporan keuangan jumatan bahkan hal-hal lainnya yang dianggap perlu,” sebutnya.

 

Semua jamaah masjid nantinya diharapkan bisa memanfaatkan teknologi itu untuk kepentingan dakwah, dan wadah memperkenalkan Islam sesungguhnya kepada seluruh masyarakat dunia.

 

Bahagia berharap, program ini dapat meningkatkan aktivitas masjid dan makin banyak jamaahnya. Menurutnya, masjid bukan sekadar tempat salat, tapi juga bisa menjadi pusat berbagai kegiatan kemaslahatan masyarakat khususnya pemuda.

 

Sementara ketua panitia sosialisasi Cyberisasi Masjid, Zahrol Fajri, mengatakan, sebagai proyek percontohan tahap awal, program ini akan diterapkan pada 10 masjid di Banda Aceh. “Selanjutnya masjid-masjid di Banda Aceh akan dilengkapi dengan fasilitas internet secara bertahap,” sebutnya.

 

Menurutnya, sosialisasi hari ini pesertanya 100 orang dari Badan Kemakmuran Masjid, Remaja Masjid dan Ormas Islam. Tujuannya untuk memotivasi mereka tentang pentingnya program digitalisasi ini, serta memahami penyusunan database dakwah seperti profil dai, jadwal, materi, keahlian, dan tersedianya website masing-masing masjid.

 

“Training khusus kita tujukan kepada admin web, nantinya mereka yang akan mengisi konten masing-masing web masjid,” tuturnya.


(okz)