Pemerintah Daerah Jangan Takut Untuk Gunakan APBD 2016 Secara Maksimal

Kamis, 26 November 2015 07:17 WIB
280x ditampilkan Nasional

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah agar tidak takut dalam menggunakan dana APBD 2016 secara maksimal, untuk menggerakan perekonomian.

 

"Kalau tidak ambil serupiah pun apa yang ditakutkan? Saya pastikan akan saya bantu, kalau itu merupakan kebijakan dan bisa tunjukkan ke saya dan itu betul, saya akan back up penuh," katanya dalam Munas V Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia di Makassar, Rabu (25/11) malam.

 

Presiden Jokowi mengaku sedih dengan tingkat serapan anggaram yang terjadi saat ini. "Saya agak sedih, duit ada, membelanjakannya kok sulit. Apa masalahnya? Takut apa?," ujarnya.

 

Jokowi mengungkapkan saat menjadi wali kota dan gubernur, dirinya tidak pernah takut dalam membelanjakan APBD. Presiden menyebutkan sekarang ini di Pemkab/ kota masih ada uang Rp259 triliun, tidak jauh berbeda pada posisi Agustus yang mencapai Rp270 triliun.

 

"Duit itu kalau dibelanjakan akan menggerakkan ekonomi rakyat. Tiap pagi saya lihat data penyerapan anggaran di daerah, daerah mana yang serapannya rendah," katanya.

 

Menurut dia, uang itu ditunggu masyarakat. Presiden menyebutkan untuk menghindari dana diparkir di bank maka cara transfer uang akan diubah.

 

"Daerah yang terlalu banyak menaruh dananya di bank, nantinya yang ditransfer bukan uang, tapi surat utang. Artinya kalau daerah perlu Rp102 miliar hanya itu yang bisa diambil," jelasnya.

 

Menurutnya, daya beli masyarakat muncul kalau ada belanja pemerintah karena itu pada 2016, segera keluarkan uang dari APBD agar rakyat punya daya beli.

 

"Kalau terlambat artinya menghambat daya beli masyarakat, tapi begitu jalan dibangun, real KA dibangun, itu akan buka lapangan kerja dan tingkatkan daya beli masyarakat," katanya.


(rol)