Aneh, Kasus Fasum Di Vonis 1 Bulan 15 Hari

Selasa, 26 Januari 2016 06:35 WIB
722x ditampilkan Nasional

Makassar -- Putusan tak berimbang Pengadilan Negeri Makassar atas vonis 1 bulan 15 hari dengan gugatan telah melakukan penyerobotan tanah milik ibu syifa Ahmad dan dengan alasan Rusdy menutup akses/jalan menuju rumah belakang saksi yang katanya itu adalah fasum (fasilitas umum).

 

 

Pihak tergugat Rusdy Wijaya Alias Rusdy (39) tahun warga jalan cendrawasih No. 32, Rt 007/ Rw 002 kelurahan kunjung mae kecamatan mariso kota makassar merasa keputusan pihak Pengadilan Negeri Makassar dianggap sepihak.

 

 

Sementara pengacara MURLIANTO, SH.,MH. Sebagai Konsultan Hukum Rusdy Wijaya mengatakan tuntutan hakim ketua Nomor Tuntutan Reg.Perk.: PDM-84/MKS/Ep/09/2015. Melalui jumpa pers di Cafe Cangkir senin 25/01/2015. "Jaksa pengadilan hanya mempertimbangkan atas dasar penyerobotan seluas 7 cm yang di bangun berupa tiang oleh tergugat. Bukan putusan berdasarkan alih fungsi pasum sesuai dengan laporan awal bu Syifa ahmad" tuturnya pada terkininews.com

 

 

Sementara berdasarkan pengkuran dengan surat ukur pertanggal 17/06/2014 No.01008/2014 dengan luas tanah 87 M2 atas nama SADOQ ALWI dan SABIR ALWI terjadi maka tergugat segera malakukan pembongkaran tiang miliknya tersebut yang pada awalnya kedua belah pihak tak ada yang menyadari masing masing dari mereka telah melawati batas tanah. Dimana ibu Syifa Achmad juga telah melakukan pembangunan seluas 17 Cm dari luas bangunan miliknya sendiri.

 

Atas putusan pengadilan tersebut maka pihak tergugat Rusdy Wijaya berencana melakukan banding karena merasa ini adalah keputusan sepihak tampa pertimbangan laporan awal Bu Syifa yang mengklaim itu adalah pasum.