Polda Metro Jaya Akan Menjerat Pemilik Chiropractic dengan Pasal TPPU

Jumat, 29 Januari 2016 08:26 WIB
378x ditampilkan Jakarta

JAKARTA - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan menjerat kakak beradik, Antony Dawson dan Thomas Dawson sebagai pemilik dan dokter palsu di Chiropractic dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).


Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengatakan, kedua bule itu sudah menghasilkan uang yang cukup banyak dari usaha Chiropractic.
“Jika satu pasien saja mengeluarkan uang hingga Rp 25 juta untuk berobat, bayangkan jika ada ratusan pasien yang dia obati,” ujar Kombes Pol Krishna di ruang data Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (28/1).

Pidana yang disangkakan kepada dua kakak beradik itu lantaran hasil kerja mereka selama di tanah air dialirkan ke luar negeri.
“Karena mereka menyalurkan uang hasil pekerjaannya ke luar negeri,” ujar Kombes Pol Krishna.
Tertangkapnya dua dokter palsu asal Australia itu berkat kinerja empat instansi, di antaranya Polda Metro Jaya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kanwil Imigrasi DKI Jakarta, dan Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta.

“Inilah kenapa empat institusi duduk bersama, bekerjanya cepat dalam rangka pengawasan. Sekarang tidak boleh kerja masing-masing,” pungkas Kombes Pol Krishna.

Sementara itu, Anthony dan Thomas tampak santai ketika ditampilkan di depan wartawan. Dengan menggunakan baju tahanan , mereka saling bercakap. Tak ada raut ketegangan dari wajah mereka, seakan sudah pasrah saja akan menghuni penjara dalam waktu yang lama di Indonesia.
Mereka dijerat Pasal 77 UU RI nomor 2009 tahun 2004 tentang praktek kedokteran dengan ancaman pidana selama 5 tahun.