Berantas Narkoba, Polres Maros Gelar Seminar Bahaya Narkoba

Kamis, 24 Maret 2016 10:36 WIB
498x ditampilkan Makassar

MAKASSAR - Upaya pemberantasan Peredaran Narkotika di Kabupaten Maros terus digalakkan Polres Maros dalam Operasi Bersinar 2016 yang digelar sejak senin, 23 Maret lalu. Operasi ini fokus melakukan tindakan yang terbagi 3 tahap antara lain sosialisasi, penindakan dan rehabilitasi.

 
 
Dalam upaya sosialisasi itu, Polres Maros akan melakukan kegiatan-kegiatan seperti seminar Bahaya Narkoba dan penyebaran spanduk dan lembaran himbauan bahaya narkoba untuk masyarakat Maros.
 
Tetapi ada yang lebih menarik atas kinerja pihak Polres Maros dalam upaya sosialisasinya, yakni dengan mengundang Wijianto atau Cah Gareng, seorang aktivis mantan pengguna narkoba dan pemerhati HIV dan AIDS, rabu (23/3/2016) di Mapolres Maros.
 
Cah Gareng saat ini melakukan aksi Jalan Kaki Jelajah Negeri untuk kampanyekan Pencegahan Penularan HIV dan STOP Diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).
 
Dalam pertemuan di ruang rapat Polres Maros itu, Cah Gareng bercerita asal mula dirinya terjangkit virus HIV saat bergaul dengan pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik.
 
Cah Gareng mengaku, saat itu dirinya belum tahu apa-apa tentang bahaya narkoba sehingga sangat mudah tergoda dan ikut larut dalam pergaulan yang sangat tidak sehat itu.
 
Menurutnya, kondisi pergaulan yang bobrok dan masa-masa kelamnya di masa lalu sangat ia sesali sehingga dirinya tidak ingin ada lagi generasi muda yang terjerumus dalam dunia hitam itu.
 
Saat bercerita, dia juga menggambarkan bagaimana sakitnya saat mengalami sakauw atau munculnya keinginan yang sangat kuat untuk makai narkoba, sehingga jika bisa memilih, dirinya sampai memilih mati dengan berusaha membenturkan kepalanya di tembok dibandingkan kondisi saat sakauw itu.
 
Tetapi kini, dirinya menyadari penyesalan bukanlah solusi dalam mengatasi permasalahannya sehingga dirinya memilih berjalan kaki keliling indonesia untuk berkampanye STOP Penularan HIV dan AIDS serta STOP Diskriminasi terhadap ODHA.
 
Wakapolres Maros, Kompol Hamid Andri Soemantri, S.Ik mengatakan sengaja memanggil Cah Gareng yang melintas di Maros dalam aksi kampanyenya untuk berbagi pengalaman dengan Personil Polres Maros dan beberapa aktivis Pemuda dan Mahasiswa Maros tentang bagaimana dampak Narkotika dalam penyebaran virus HIV dan AIDS utamanya melalui jarum suntik.
 
Menurut Wakapolres Maros, apa yang dilakukan Cah Gareng ini adalah sesuatu yang luar biasa, sehingga personil Polres Maros diajak untuk empati terhadap apa yang dirasakan Cah Gareng yang memiliki komitmen sangat kuat dalam misi kemanusiaannya sehingga rela berjalan kaki mengelilingi Indonesia untuk bersosialisasi dan mengedukasi Masyarakat agar jangan mendekati Narkoba yang menjadi salah satu jalan penularan virus HIV.
 
Terkait, keamanan perjalan selama melintas di Kabupaten Maros, Wakapolres Maros telah berkoordinasi dan menginstruksikan kepada Polsek jajaran Polres Maros yang akan dilintasi Cah Gareng seperti Polsek Bantimurung, Camba dan Mallawa untuk senantiasa berkoordinasi demi kelancaran Aksi Cah Gareng Jalan Kaki Jelajah Negeri.