Penyebab Pengangguran Berpendidikan Kian Banyak

Senin, 18 April 2016 14:18 WIB
189x ditampilkan Nasional

JAKARTA - Persaingan di dunia kerja yang semakin ketat ini masyarakat untuk memiliki kemampuan mumpuni. Karena dengan begitu, mereka bisa berkompetisi dengan banyaknya lulusan perguruan tinggi yang juga kompeten.

Nyatanya masih banyak fresh graduate kebingungan saat mereka ke industri lantaran kurangnya pengetahuan bisnis serta informasi tentang dunia kerja yang dibekali perguruan tinggi. Di saat yang sama, Dirjen Kelembagaan Kemristekdikti, Patdono Suwignjo mengungkap, angka pengangguran dari kalangan berpendidikan semakin meningkat.

"Salah satu penyebabnya, pendidikan Indonesia yang tidak relevan atau sejalan dengan kebutuhan industri," ungkapnya seperti dinukil dari laman Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Senin (18/4/2016).

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) sendiri, kata Patdono, memprioritaskan peningkatan kualitas pedidikan di perguruan tinggi. Fokus lainnya adalah meningkatkan daya saing serta bisa menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan industri.

"Sebelumnya prioritas kami adalah meningkatkan akses dengan memperbaiki infrastruktur dan memberikan beasiswa. Tetapi dalam lima tahun ke depan prioritasnya adalah meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, daya saing, dan menciptakan pembelajaran yang relevan dengan industri," ujarnya.

Karena itulah, Kemristekdikti mendukung pengembagan sistem pendidikan tinggi dengan pendekatan kolaborasi antarperguruan tinggi, Indoped. Proyek yang didanai Uni Eropa tersebut melibatkan lima institusi pendidikan di Eropa bersama enam institusi pendidikan di Indonesia.

"Proyek Indoped relevan dengan tujuan Kemristekdikti. Terutama untuk meningkatkan kapasitas pendidikan tinggi di Indonesia. Ditambah dengan adanya student center learning dan inovasi," imbuhnya. (okz)