Aliran Air Mati Lebih Cepat, Warga Dapur 12 Kebingungan

Kamis, 21 April 2016 10:33 WIB
550x ditampilkan Batam

BATAM - Adhya Tirta Batam (ATB) sudah mengeluarkan pengumuman akan mematikaan aliran air beberapa hari kedepan di sebagian besar daerah di Kota Batam. Kendati pengumuman tersebut tersosialisasi dengan baik, sebagiaan besar masyarakat tetap berkeluh kesah.

Sebagian besar wilayah yang mendapatkan supply air dari duriangkang terkena dampak pemutusan aliran air. Salah satunya adalah wilayah dapur 12 kelurahan sungai pelunggut, kecamatan Sagulung.

Kepada Terkininews.com, warga mengakui sudah mendengar pengumuman tersebut dan berupaya menampung air. Namun diakui warga yang tinggal dibukit kamboja tersebut air di wilayah mereka padam lebih awal “air mati waktu kita sedang nampung. Jadinya air yang kami punya kayaknya tidak cukup” kata Nita, Ibu 2 anak yang tinggal di Kav. Bukit Kamboja. Wilayah tersebut bahkan cenderung sulit mendapatkan supply air karena berada di wilayah yang tinggi.

ATB menyatakan pemutusan aliran air ini dalam rangka proyek interkoneksi system transmisi dan ini sudah tahap yang ke III. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dan supply air di kota Batam.

 

Sementara itu warga berharap selama terputusnya aliran air, ATB memberikan solusi yang bisa menjamin ketersediaan air warga “gak papa kami beli air asalkan ada” kata Yashin. Warga Dapur 12 kepada Terkininews.com.