Kadis Disdikpora Lingga Resmi Menjabat Plt Sekda Lingga

Ahad, 1 Mei 2016 06:29 WIB
542x ditampilkan Lingga

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Lingga, Said Parman ditunjuk mengisi kursi Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Lingga pasca pengunduran diri Muhammad Aini yang diperintahkan bupati mengikuti Diklatpim di Jatinangor. Dia yang sudah mengantongi SK dari Gubernur Kepri, akan segera bertugas di posisi barunya setelah menerima TMT pengangkatan dari Bupati Lingga.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Pemkab Lingga, Sabirin mengatakan awalnya Bupati Lingga Allias Wello telah mengirimkan 3 nama ke gubernur untuk ditunjuk  sebagai Plt Sekda Lingga. Dari 3 nama tersebut yakni Said Parman yang menjabat Kepala Dinas (Kadis) Disdikpora Lingga,  Rusli yang menjabat sebagai Kadis di Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Lingga dan Kasiman yang definitif menjabat asisten ekonomi pembangunan dan sebagai Plt Kadis Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Lingga. Hingga akhirnya keluar SK Gubernur atas nama Said Parman.

"SK Plt Sekda Lingga dari Provinsi sudah diterima, terhitung sejak Senin lalu. Tinggal menunggu Bupati menandatangani TMT pengangkatannya," ujar Sabirin, Selasa (26/4).

Dia menjelaskan, Plt Sekda yang di tunjuk berdasarkan keputusan Gubernur ini, belum dapat melaksanakan tugas dan funsinya karena belum mengantongi TMT dari Bupati.

"Aturannya sudah baku. Jadi kita menunggu saja tandatangan dari Bupati," tuturnya.

Ia mengaku pasca kekosongan kursi Sekda Lingga, 10 kantor bagian di bawah struktur Sekretariat Daerah cukup terkendala dalam menjalankan administrasi pemerintahan. Hal itu juga dirasakan oleh bagian Kehumasan dan protokol di Pemkab Lingga.

"Fungsi Sekda cukup vital, terutama untuk 10 bagian dalam Sekretariat Daerah. Proses pergantian Sekda juga sempat terkendala kekosongan Gubernur saat Ayah Sani wafat, awal April lalu," terangnya.

Sementara itu, sebelumnya Bupati Lingga, H Alias wello, membenarkan tentang pengusulan 3 nama calon yang siap menggantikan posisi Muhammad Aini, ke Provinsi Kepri. Ketiga pejabat tersebut menurutnya telah memenuhi syarat untuk menduduki jabatan Plt Sekda Lingga. Mereka adalah pejabat-pejabat yang selama ini dapat mengikuti ritme kerja Pemerintahan Awe-Nizar yang cepat, cerdas dan cergas. Ketiganya juga memiliki pengalaman yang mumpuni sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lingga.

"Ketiga nama tersebut sudah dimasukan ke gubernur. Namun, keputusannya tertunda karena Gubernur Kepri, ayah Sani, meninggal dunia. Siapapun nanti yang ditetapkan menjadi Plt Sekda, saya yakin bisa bekerjasama untuk melakukan program kerja Pemkab Lingga," katanya.

Setelah hampir 100 hari memimpin Kabupaten Lingga, ia mengakui telah melihat adanya geliat pembangunan di Kabupaten Lingga. Dukungan masyarakat terhadap program kerja yang diusung menjadi motivasi untuk mewujudkan Lingga terbilang 2020 seperti visi misi saat kampanye pilkada. Menurutnya dengan penguatan infrasrtuktur untuk menunjang ekonomi kerakyatan di bidang pertanian, perkebunan, perikanan menjadi perioritas program saat ini.