Muhammadiyah Bangun Tower Bisnis di Yogyakarta Dan Jakarta

Senin, 16 Mei 2016 06:42 WIB
613x ditampilkan Bisnis

YOGYAKARTA - Ketua Majlis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pengurus Pusat Muhammadiyah, Muhammad Najih mengatakan, akan membuat Muhammadiyah Tower. Hal tersebut merupakan salah satu hasil rekomendasi dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MEK dan temu saudagar Muhammadiyah di Yogyakarta.

 

"Muhammadiyah Tower sebagai simbol Muhammadiyah," ujar Najih, Ahad (15/5). Muhammadiyah Tower dirasa perlu karena Muhammadiyah sendiri merupakan organisasi besar selain Nahdlatul Ulama (NU). Karena itu, hal itu diharapkan dapat menjadi kebanggaan Muhammadiyah.

 

Muhammadiyah Tower dalam waktu dekat ditargetkan  dibangun di Yogyakarta dan Jakarta. Tidak menutup kemungkinan menara itu juga akan dibangun di provinsi lainnya. Muhammadiyah Tower, Najih menjelaskan, dibangun untuk aktivitas ekonomi dan bisnis Muhammadiyah. Di samping itu, lanjutnya, Muhammadiyah menekankan agar diadakan pertemuan saudagar Muhammadiyah minimal satu tahu sekali.

 

"Jadi kedepan harus melaksanakan temu saudagar dan harus lebih banyak dan kegiatannya benar-benar nyata untuk bisnis," Najih menuturkan.

 

Kemudian, memperbanyak membentuk Usaha Kecil Menengah (UKM) juga menjadi salah hasil rekomendasi Rakernas. Bisnis online pun akan dicoba dijajaki.Bahkan kerjasama dengan perusahaan jasa online akan dibangun. Selain itu, Najih menegaskan, jaringan saudagar Muhammadiyah nantinya akan berbentuk paguyuban.

 

Najih menyebut jumlah saudagar Muhammadiyah sekitar 50 ribu orang. Mereka memang sudah memiliki bisnis yang dapat diandalkan untuk masa depan. Seperti diketakui, Majlis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Muhammadiyah baru saja menggelar Rapat Kerja Nasional dan pertemuan Jaringan Saudagar Muhammadiyah. Acara yang digelar di Yogyakarta tersebut berlangsung dari 12-15 Mei 2016.