Maag Bukan Alasan Untuk Tidak Puasa

Senin, 6 Juni 2016 10:41 WIB
368x ditampilkan Khazanah

MAAG kini menjadi penyakit yang jamak diderita kaum urban. Faktor stres, pola makan tak teratur hingga konsumsi makanan yang tak sehat lagi kurang hiegenis menjadi pemicunya.

Namun menurut dokter spesialis penyakit dalam RSCM, dr. Andi Khomeini Takdir Haruni kondisi ini bukan menjadi halangan untuk berpuasa. Ia mengatakan, penderita maag ringan justru akan mendapatkan manfaat yang begitu besar bagi kesehatannya saat berpuasa.

"Sakit maag kan ada tingkatannya. Kalau sifatnya ringan, apalagi yang hanya dipengaruhi oleh stres, puasa justru kesempatan dia untuk sembuh," ujar Andi pada temu media yang dihelat Promag beberapa waktu lalu.

Agar puasa membuahkan manfaat bagi penderita maag, Ia pun menyarankan agar saat berbuka tidak langsung mengonsumsi makanan dan minuman dalam porsi besar.

"Dimulai dari konsumsi air putih lalu makanan lunak yang porsinya kecil saja seperti takjil. Lalu setelah solat baru ambil makanan utama tapi juga jangan langsung porsi besar. Cicil saja sedikit-sedikit," imbuhnya.

Begitu puka dengan sahur. Menurutnya, pesan utama pengendalian diri saat berpuasa memiliki efek yang berarti bagi keesehatan lambung.

"Kalau maag-nya termasuk sedang harus dikonsultasikan ke dokter. Obat-obatan yang diberikan bisa dikonsumsi saat sahur, buka, atau keduanya," imbuhnya.

Sementara pada kasus maag yang berat disertai mual hebat hingga muntah darah, Ia memang menyarankan agar pasien tak memaksakan diri untuk berpuasa. Hal ini dikhawatirkan dapat memperparah kondisi pasien.

"Kalau kondisinya sudah parah maka harus diobati dulu. Prinsipnya memang maag bukan halangan untuk berpuasa. Tetapi memang harus dilihat dulu kondisi maagnya seperti apa," tambahnya.

Selain itu Ia juga mengingatkan beberapa makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita maag. Beberapa diantaranya adalah keju, cokelat, permen mint, rokok, kopi, dan teh. Hal ini disebabkan sifat beberapa makanan tersebut yang asam sehingga dapat memperparah kondisi asam di lambung.

"Di dalam lambung kan sudah asam, jadi kalau ditambah makanan yang asam lagi jadi semakin parah asamnya. Tetapi bukan mutlak dilarang, namun sebaiknya dihindari," imbuhnya.

Agar bugar selama berpuasa, Ia merekomendasikan penderita maag untuk tidak terlalu kenyang saat mengonsumsi apapun. Lebih baik mengonsumsi makanan berkali-kali namun dalam porsi yang kecil sehingga tidak membebani kerja lambung. (suara)