Pengantin Baru Perkosa Anak di Bawah Umur

Jumat, 10 Juni 2016 10:57 WIB
449x ditampilkan Nasional

ACEH - Diduga melakukan pemerkosaan anak di bawah umur, pria yang masih berstatus pengantin baru ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Timur di Desa Blang Paoh Sa, Kecamatan Julok, Kamis kemarin.

Tersangka berinisial MD, 22 tahun asal Desa Blang Paoh Sa, sedangkan korban Bunga (bukan nama sebenarnya) berusia 15 tahun asal Julok. Meski tersangka mengaku tidak memperkosa, hasil visum menjelaskan kemaluan korban mengalami kerusakan akibat benda tumpul.

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Budi Nasuha Waruwu, menjelaskan kasus tersebut terjadi di belakang kediaman MD, 27 Mei lalu. Ketika itu, Bunga hendak ke rumah kakak sepupunya di Idi Rayeuk. Tiba-tiba Bunga dihadang MD dan dipaksa naik ke sepeda motor untuk dibawa ke hutan.

“Korban dan tersangka sudah saling kenal, namun karena korban menolak berhubungan badan, tersangka memaksa dengan melakukan pemerkosaan,” kata Budi, dilansir dari Waspada Online.

Setelah melakukan perbuatannya, tersangka meninggalkan korban di semak-semak. Dalam kondisi ketakutan, korban pulang ke rumah berjalan kaki. Semula korban tidak bercerita ke orangtuanya, karena MD berjanji akan menikahinya. Akan tetapi beberapa hari kemudian, Bunga mendapat informasi MD sudah menikah dengan wanita lain berinisial A.

Merasa ditipu dan dikhianati, Bunga melaporkan kasus pemerkosaan menimpanya kepada orang tua yang lalu melapor ke Polres Aceh Timur. Sehari setelah laporan, AKP Budi mengatakan Sat Reskrim meringkus MD di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, Desa Blang Paoh Sa.

“Saat itu MD dan A diduga berhubungan layaknya suami istri, sehingga massa menggerebek dan dinikahi setelah ditempuh jalur damai antara kedua pihak,” kata Budi.

Atas kasus yang dilaporkan keluarga Bunga, tersangka diancam pidana Pasal 76d Jo 76e dan Pasal 81 Jo 82 UU No. 35/2014 tentang perubahan atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan UPPA, untuk sementara tersangka masih ditahan di sel tahanan,” katanya. (okz)