Seorang Nenek Jatuh Pingsan di Depan Jokowi saat Pembagian Sembako

Senin, 4 Juli 2016 16:02 WIB
373x ditampilkan Nasional

LEBAK - Karniti (65), warga Balepunah Desa Ranca Garut, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten, jatuh pingsan di depan Presiden Joko Widodo saat pembagian paket sembako di daerahnya.

Karniti, sejak pagi mendatangi lokasi pusat pembagian sembako di kampung Ranca Garut dengan berjalan kaki sepanjang kilo kilometer dari rumahnya.

 

Disinyalir dia jatuh pingsan akibat kelelahan setelah menunggu berjam-jam sejak pagi dalam pembagian sembako ini. Apalagi, Karniti masih menjalankan ibadah puasa Ramadan.

 

"Kami mengobati Karniti hingga kembali sadar," kata Ketua Tim Medis Pos Pelayanan Kesehatan Heru Haerudin, di Lebak, Senin (4/7/2016).

 

Menurut dia, petugas medis telah mengecek kondisi kesehatan Karniti, namun tak begitu membahayakan. Kondisi tubuhnya tak mengalami penyakit penyerta, seperti darah tinggi maupun jantung.

 

"Kami berharap Karniti banyak istirahat dan tidak kecapaian lagi, terlebih bulan puasa itu," katanya.

 

Sementara itu, setelah sadar Karniti mengaku dirinya jatuh pingsan lantaran seperti mimpi bisa melihat Presiden Jokowi secara langsung. Selama ini, dirinya melihat orang nomor satu di Indonesia itu hanya dalam kaca televisi.

 

Selain itu juga kelelahan dan kecapaian setelah berjalan kaki sepanjang kilo kilometer. Perjalanan ke pusat lokasi pembagian sembako itu melintasi perbukitan juga kawasan aliran sungai.

 

"Kami hanya beberapa meter dari Jokowi langsung lemas dan mata berkunang-kunang hingga tak sadarkan diri," ujar Karniti.

 

Tak hanya Karniti yang senang, Ny Uni (65) seorang janda miskin warga Cikadueun, Desa Sanging Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak mengaku bahagia setelah menerima bantuan paket kebutuhan bahan pokok dari Presiden Jokowi.

 

Apalagi, besok lusa memasuki Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriah. Sehingga, menurut perempuan paruh baya ini, bantuan tersebut tentu sedikit membantu ekonomi keluarga.

"Kami tidak lelah dan capai setelah menerima bantuan paket dari Jokowi, meskipun berjalan kaki sepanjang 10 kilometer pulang pergi ke lokasi titik pembagian," ungkap dia. (okezone)