Jokowi Kurang Presidensial di Hadapan Publik

Ahad, 24 Juli 2016 18:51 WIB
233x ditampilkan Nasional

Presiden Jokowi disarankan untuk berkomunikasi lebih baik lagi dengan rakyatnya. Pengamat politik Burhanudi Muhtadi memandang, gaya bahasa Jokowi pada tahun lalu yang terlalu memberi angin surga justru menyusahkan dirinya sendiri.


"Contoh jungkir balikkan harga, meroketkan perekonomian. Jokowi sebagai presiden harus diplomatis dalam memberikan statement. Jangan buat dirinya susah sendiri," kata Burhanudin dalam diskusi hasil survei Saifulmujani Research and Consulting (SMRC) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/7).

Ia berharap, ke depan, mantan gubernur DKI Jakarta itu bisa mengeluarkan pernyataan yang terukur dan tampil lebih presidensial di hadapan publik. 

"Kalau dia bisa melakukan hal itu, tahun 2019 Jokowi nggak hanya PDIP yang akan menjagokan dia sebagai presiden," tambahnya. (RMOL)