Mahasiswa KKN Kebangsaan Bentuk Kelembagaan Desa Ekowisata

Senin, 15 Agustus 2016 07:46 WIB
377x ditampilkan Lingga


Diantaranya Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Universitas Negeri Semarang, Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Bengkulu, Universitas Riau, Universitas Bangka Belitung, Universitas Negeri Medan, Universitas Jambi, Universitas Jendeeral Soedirman dan UIN Sultan Syarif  Kasim Riau telah berhasil melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertepatan pelaksanaannya di Gedung PKK, Desa Lanjut pada Selasa (09/08/2016).

Tujuan pelaksanaan dari kegiatan Focus Group Discussion (FGD) ini adalah untuk membentuk pola fikir masyarakat mengenai ekowisata bahari, membuka cakrawala masyarakat mengenai berbagai potensi-potensi yang bisa dijadikan objek wisata di Desa Lanjut, merumuskan bersama  pembentukan kelembagaan pengelola ekowisata bahari yang nantinya menjadi sebuah lembaga yang menaungi wisata-wisata yang hadir di Desa Lanjut ini, sekaligus jika telah berdirinya lembaga di Ranah Pedesaan Lanjut kita bisa nantinya mempromosikannya diberbagai media sosial sebagaimana hal yang senada juga diungkapkan oleh Bapak ketua BPD “Diperlukan keterampilan, pengelolaan seperti menggunakan media sosial dan terakhir pemasaran. Perlu diciptakannya kelembagaan untuk pengelolaan ekowisata tanpa adanya pengusaha dari luar”.

Kegiatan Focus Group Discusion (FGD) di Desa Lanjut yang diadakan oleh mahasiswa KKN Kebangsaan 2016 disambut baik oleh Kepala Desa Lanjut, perangkat desa, tokoh masyarakat Desa Lanjut maupun Ibu-Ibu PKK. “Saya sangat setuju dengan usulan adik-adik mahasiswa KKN Kebangsaan dan menyerahkan bagaimana bentuk kelembagaan yang akan di canangkan oleh mereka yang akan di bahas terlebih dahulu dengan Kepala Desa Lanjut” ujar Tokoh Masyarakat Desa Lanjut Bapak Usman. Sementara itu, Kepala Desa Lanjut Bapak Abu Samah mengatakan perlu diadakannya penelitian untuk melihat jenis terumbu karang dan hewan laut yang ada di pantai Desa Lanjut serta perlu dibentuk kelembagaan untuk menghidupkan ekonomi rumah tangga.

Adapun masyarakat yang menjadi objek sasaran dalam kegiatan FGD ini diminta untuk bersinergi dengan pemerintah desa, para perangkat dan semua pihak yang terkait keberadaannya di Desa Lanjut, karena tanpa adanya dukungan dan kerjasama yang baik dari semua pihak tentu hal ini semua tidak akan bisa terwujud sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu, perlu adanya koordinasi dari berbaga pihak demi kesuksesan dan kelancaran agenda ini, hingga akhirnya bisa mengangkat Desa Lanjut sendiri diranah Lingga khususnya serta memberi nilai ekonomis untuk masyarakat daerah setempat. Alhamdulillah, FGD ini direspon positif dan menjadi perhatian khusus bagi pemerintah desa setempat, hingga berakhir dengan diadakannya lagi FGD Season II pada tanggal 23/08/2016, untuk membicarakan Pembentukan Kepengurusan Perangkat Struktur dari Lembaga Wisata Desa Lanjut ini.