Hasil Tes Fisik Timnas Menyedihkan

Dachroni Sabtu, 22 Oktober 2016 17:44 WIB
444x ditampilkan Headline Olah Raga

Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl menggelar dua kali tes fisik atau VO2Max dalam pemusatan latihan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (21/10/2016) pagi dan sore. Hasilnya, fisik mayoritas pemain dinilai buruk saat bergabung ke agenda training camp (TC).  

"Hasil VO2max sangat jelek hampir seluruh pemain. Hanya ada dua sampai tiga pemain yang bagus, lainnya sangat buruk," kata Alfred Riedl usai memimpin latihan, Sabtu (22/10/2016). 

Dalam tes itu, para pemain terbagi tiga kelompok menjalani beep test secara bergantian. Dari pantauan di lapangan, pemain jebolan Timnas U-19 menduduki posisi teratas.

Gelandang Bhayangkara FC, Muhammad Hargianto mendapatkan hasil tertinggi hingga level 12 putaran enam. Lalu penggawa PS TNI, Manahati Lestusen stabil hingga level 12 putaran 12 di sesi kedua.

Disusul stopper Persib Bandung, Rudolof Yanto Basna mencatatkan diri hingga level 12 putaran 5. Sementara para pemain lainnya banyak yang mencatatkan diri di atas level 8 sampai dengan 11.

Alred menjelaskan, hasil VO2Max dipastikan objektif dan terukur dengan benar. Untuk itu pelatih asal Austria itu memastikan tidak ada kesalahan angka dari dua tes tersebut.

"Pemain datang ke pemusatan latihan dengan kondisi fisik buruk. Jadi tidak mungkin ada salah ukur fisik mereka," tutur dia.

Tim pelatih berencana menggelar tes VO2Max kembali sekitar dua pekan ke depan. Alfred memastikan tidak ada kelonggaran bagi para pemain dalam mengikuti sesi itu.

"Tes fisik kali ini ada konsekuensinya. Kondisi pemain berbeda-beda sehingga nanti akan terlihat siapa yang bagus dan buruk," tegasnya.

Setelah menjalani pemusatan latihan, pemain Timnas Indonesia bersiap melanjutkan rangkaian uji coba. Pada 4 November Timnas Indonesia akan melawan Myanmar di Yangon, kemudian pada 8 November bersua Vietnam di Hanoi. (bola.com)