Melistriki Nusantara 1099 Pasukan PLN Siap Pertaruhkan Nyawa

Adhie Rabu, 9 November 2016 10:09 WIB
223x ditampilkan Makassar

MAKASSAR, -- Tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan), adalah pasukan khusus PLN yang dilatih untuk melakukan pemeliharaan, perbaikan atau penggantian komponen pada jaringan listrik tanpa memadamkan jaringan yang sedang beroperasi dengan tujuannya agar pelanggan dapat tetap terus menjalankan aktifitas nya tanpa khawatir listrik harus diputus sementara.

Para pasukan khusus PLN ini bertemu dalam acara konvensi PDKB yang digelar selama dua hari di Hotel Clarion dan di PLN Wilayah Sulserabar yang dimulai rabu (09/11/2016) terkininews.com yang juga dihadiri oleh Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara Machnizon Masri ini berisi tentang knowledge sharing dan pemberian penghargaan bagi para pasukan berani mati nya PLN.

Tim PDKB ibaratnya siap mati demi listrik tidak mati, tentu tidak berlebihan mengingat pekerjaan ini memiliki resiko yang sangat tinggi, penuh aturan dan prosedur yang tidak boleh dilanggar karena nyawalah taruhannya.

Dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang sangat terampil, dan memiliki keberanian khusus untuk bisa menjadi bagian dari tim dimana mereka juga harus menempuh Diklat selama dua bulan untuk diangkat secara resmi menjadi Tim PDKB yang tentunya tak hanya mengandalkan pengetahuan, ketahanan fisik dan mental.

Selain itu mereka juga harus memiliki sertifikasi yang diperbaharui setiap 3 tahun yang setiap akan melakukan pekerjaannya, kesehatan mereka di cek terlebih dahulu karena akan langsung berhubungan dengan tegangan listrik yang aktif, Peralatan yang digunakan untuk kegiatan PDKB ini juga diuji secara berkala agar tidak terjadi adanya malfungsi pada saat digunakan.

Beberapa bagian dalam tim PDKB seperti Preparator yang bertugas untuk survey kelayakan lokasi untuk pemeliharaan, Kepala Regu sebagai pemimpin yang bertanggung jawab, Pengawas K3 memastikan unsur keselamatan kru, dan linesman bertugas untuk melakukan pemeliharaan.

Semua harus berkoordinasi dengan
sangat baik demi kesuksesan pekerjaan dan menghindari adanya korban. Tim PDKB dituntut untuk tidak melakukan kesalahan sama sekali atau Zero Accident.

Demi keselamatan tim serangkaian aturan pun harus ditaati, salah satunya adalah job safety analysis yang berarti para pasukan harus melakukan pengamatan lingkungan sekitar pemeliharaan terlebih dahulu dimana mereka harus melakukan sesuai dengan Standard Operation Procedure (SOP), dan instruksi kerja.

Hingga saat ini, PLN memiliki 802personil Tim PDKB Tegangan Menengah (TM) dan sekitar 207personiI Tim PDKB Tegangan Tinggi (TT)/Tegangan Ekstra Tinggi (TET) yang tersebar di 21 unit PLN Wilayah/Distribusi, tiga unit Transmisi dan unit PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (P3BS).

Dengan adanya Tim PDKB, maka PLN berhasil menyelamatkan pendapatan sebesar 450 Milyar Rupiah di 2016
karena adanya energy saving. Perbaikan yang dilaksanakan tim PDKB tidak mengganggu suplai listrik kepelanggan, sehingga energi yang dibangkitkan dapat terjual.

Selain itu melalui PDKB ini maka infrastruktur kelistrikan akan terjaga keandalannya, karena biasanya pemeliharaan dengan memutus aliran akan membuat berkurangnya keandalan saluran tersebut. Ini merupakan bukti bahwa PI-N berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggannya.(*)