Unilever Sponsori Awarding Makassar Green and Clean

Adhie Senin, 26 Desember 2016 18:19 WIB
556x ditampilkan Makassar

MAKASSAR, -- Program inovasi pemerintah Kota Makassar dalam pengelolaan Bank Sampah mampu tingkatkan kesejahteraan masyarakat hal ini terlihat dari omzet bank sampah yang telah mencapai milyaran rupiah (Rp2,5 M). 

Program tersebut mampu membangkitkan partisipasi masyarakat dengan adanya semangat dan animo masyarakat yang jumlah nasabah mencapai 12 ribu mengikuti program tersebut. 

"Bank sampah telah memberikan banyak manfaat baik sosial dan Ekonomi, bank sampah meruapakan kelembagaan yang kuat untuk menopang kebersihan, selain itu dengan hadirnya bank sampah juga dapat mengurangi pengangguran, serta menjadi kesempatan bagi para ibu untuk berusaha, hal ini sangat berbeda dengan tahun sebelum. Insya Allah dengan bank sampah kita bawa Makassar dua kali tambah baik," kata Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto. 

Lanjut Danny sapaan akrabnya menargetkan omset mencapai Rp 500 Milyar untuk tahun depan. Dirinya juga menyebut jika pengelolah bank sampah akan diberikan intensif khusus. "Tahun depan saya pikir dua kali tambah baik," target Danny.  

Direktur Yayasan Peduli Negeri (YPN) yang juga Direktur Bank Sampah Indonesia Timur, Saharuddin Ridwan menjelaskan capaian bank sampah tahun ini diantaranya jumlah bank sampah telah mencapai 482, jumlah sampah yang ditarget yakni sebanyak 600 ton namun melampaui target menjadi 1000 ton lebih. 

Begitu juga dengan jumlah nasabah yang ditarget hanya 700 namun pihaknya mampu melampaui target menjadi 12 ribu nasabah. "Tahun ini bank sampah melampai target seperti jumlah bank sampah, jumlah nasabah, jumlah ton sampah yang diproduksi dan omsetnya juga meningkat," Jelas Sahar

Dia juga membeberkan 8 program inovasi bank sampah diantaranya Sampah tukar sampah, Iuran sampah dibayar sampah, sampai tukar es cream, pinjam uang bayar atau cicil dengan sampah, Sampah tukar alat dapur, Bayar retribusi sampah, Pembayaran online (BPJS dan kebutuhan lain) di bank sampah dan Aplikasi Tabungan bank sampah anak lorong (Tangkasarong).  

"Kita juga sudah jalankan 8 program bank sampah. Untuk mendukung program smart city, bank sampah meluncurkan aplikasi Tangkasarong dimana aplikasi ini diciptakan langsung oleh anak lorongna Makassar.  Aplikasi ini saya akan bawah pada rapat bank sampah nasional di Palembang mendatang," bebernya.  

Dia berjanji akan lebih aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarajat khususnya RT / RW. " Tahun depan kita akan maksimalkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat," janjinya.  

Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail memberikan apresiasi terhadap prestasi yang dicapai itu. Dia berharap agar program tersebut lebih ditingkatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan Makassar yang lebih nyaman.  

"Saya berharap kedepan agar sosialisasi diintensifkan dan pengelolahnya lebih semangat agar lebih kreatif dan lebih baik apalagi mampu menambah tambahan penghasilan dan membantu pemerintah kota makassar untuk lebih baik," harap Indira panggilan akrabnya saat membuka Awarding Makassar Green dan Clean program Bank Sampah dengan tema Dari Bank Sampah, untuk Makassar dua kali tambah baik.(*)