Kadis PMDes Bima Gelar Pemuktahiran Data dan Penertiban Nomor NIAP

Redaksi Selasa, 14 Maret 2017 18:45 WIB
2105x ditampilkan Nasional

BIMA, -- Kepala dinas PMDes (Pemberdayaan Masyarakat Desa) Drs. Andi Sirajuddin Ap, Mm beserta rombongan dari kab Bima telah mengadakan pertemuan silaturahim pada seluruh aparat desa terkait pemuktahiran data dan penertiban nomor NIAP (Nomor Induk Aparat Pemerintah).

Kegiatan tersebut digelar senin (13/03) di aula kantor camat sape dengan didampingi oleh bapak camat Kamaruddin S,Sos, beserta 18 orang kepala desa, kaur desa dan kepala dusun dari 18 desa sekecamatan sape.

Dalam pertemuanya tersebut juga sekaligus untuk memberikan pembinaan terhadap seluruh para perangkat desa dalam pelayanan publik.

Kadis PMDes kab Bima Andi Sirajuddin pada terkininews.com selasa (14/03/3017), meminta kepada aparat desa supaya melakukan 4 hal.

"Himbauan tersebut bagi aparat desa supaya lebih berdisiplin, sigap dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya, menjaga wibawa dan marwah intansinya, dan tidak keluar masuk cafe". Ujar Andi Sirajuddin.

Dan yang paling penting menurut dia dapat segera menyelesaikan secepat mungkin SPJ (Surat Pertanggung Jawaban) keuangannya, jika ingin cepat pencairan dana dan gajih nya,'Tegas Kadis PMDes.

Selain dari beberapa hal tersebut, kadis juga merencanakan seleksi sekretaris dan kaur desa, bagi desa yang masih kekurangan tenaga sektaris dan kaur desa, juga akan di adakan serentak di kab Bima, yang di rencanakan pada 25 maret 2017 mendatang,' tandas nya.
 
"Pelaksanaan seleksi sektaris dan kaur desa di helat serentak dan hasilnya di umumkan pada hari itu juga secara serentak bertujuan untuk menghindari kebocoran soal dan benturan antara desa satu dengan desa lain" itu rencana Andi Sirajuddin. Paparnya sambil menunggu kepastian dari Bupati Bima.

Lanjut menurut dia memaparkan rencana Kadis PMDes, terkininews.com saat menkonfirmasih, pihak nya akan meminta PILKADES ( pemilihan kepala desa ) serentak gelombang ke dua juga di gelar pada tahun 2017 ini, jika di undur bisa saja pelaksanaan nya di lakukan  pada tahun 2019 lagi. Tutup dia. (Edy/*)