Data LMPI Sulsel, Tambang Pasir Milik Boskalis Belanda Untuk Kebutuhan Proyek CPI

Adhie Sabtu, 29 Juli 2017 09:31 WIB
468x ditampilkan Makassar

MAKASSAR, -- Markas Daerah Laskar Merah Putih Indonesia(LMPI) Sulsel menurunkan tim kumpulkan data bukti-bukti di lokasi penambangan pasir yang di lakukan oleh kapal milik Boskalis Belanda diperairan Galesong Kabupaten Takalar untuk kebutuhan proyek CPI.

Kunjungan LMPI Sulsel di Galesong jum'at (28/7), di kabupaten Takalar didampingi oleh Ketua Forum Informasi dan Komunikasi (FIK) Kelompok Swadaya Masyarakat, Nurlinda Taco bersama  masyarakat dan mahasiswa.

Melalui kordinator tim LMPI Sulsel, Sabtu (29/07/2017), Andriyadi tompo, kepada terkininews.com, mengatakan bahwa tim yang ke galesong Takalar guna melihat secara langsung lokasi tambang sekaligus mengumpulkan beberapa keterangan dan bukti-bukti di lapangan sebagai tindaklanjut dari pengaduan masyarakat.

Sementara itu menurut tim hukum LMPI Sulsel, Jerib Wawan mengatakan penambangan pasir di galesong takalar perlu beberapa kajian mendalam  termasuk permasalahan hukum serta dampak yang di timbulkan, kemungkinan potensi kerusakan ekosistem cukup besar dan ini yang perlu di perhatikan oleh Gubernur Sulsel dan investor sebagai penambang pasir laut.

Pengurus LMPI Sulawesi Selatan berharap pemerintah di kabupaten, Provinsi dan pusat agar peduli penderitaan masyarakat nelayan Takalar dengan menghentikan tambang pasir laut

Hal senada juga datang dari salah satu masyarakat Galesong Takalar, Daeng Nassa meminta kepada Syahrul Yasin Limpo selaku Gubernur Sulsel, untuk menghentikan tambang pasir laut di Galesong sebelum bencana alam datang akibat tambang yang sementara beroperasi.(/*)