Wabup Bintan Dalmasri Lepas Kontingen Raimuna Nasional Kwarcab Bintan

Yan Jumat, 11 Agustus 2017 16:20 WIB
91x ditampilkan Headline Pendidikan

Dalmasri Lepas Kontingen Raimuna Nasional Kwarcab Bintan

BINTAN - Raimuna merupakan pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir mulai dari Kecamatan sampai nasional. Menjelang pelaksanaan Raimuna Nasional Tahun 2017 di Bumi Perkemahan Cibubur, Wakil Bupati Bintan Drs. H. Dalmasri Syam, MM melepas sebanyak 40 orang personil pramuka Bintan dari Penegak dan Pendega di Aula Kantor Bupati Bintan, Jum'at (11/8).

Didampingi Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Drs. Adi Prihantara, MM, Dalmasri menyampaikan berbagai amanah kepada kontingen yang akan dilepas agar benar-benar mempersipapkan diri untuk mengikuti ajang nasional ini. Dirinya berpesan agar para peserta nantinya dapat menjaga kesehatan, menjaga nama baik kelompok, menjaga nama baik daerah dan tentunya menggarumkan nama Bintan dengan prestasi yang nantinya berhasil ditorehkan.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Bintan akan senantiasa mendukung penuh setiap kegiatan positif terlebih lagi memiliki banyak manfaat bagi generasi muda kita. Kepada rombongan yang akan berangkat besok, langkahkan kaki kalian di tanah orang tapi jangan lupa dengan sopan santun daerah kita yang harus kalian genggam dimana pun kalian berpijak" imbuhnya memberikan nasehat.

Dalmasri juga menyampaikan permohonan restu dari orang tua dari kontingen yang akan berangkat. Dirinya meminta supaya para orang tua mengiringi keberangkatan rombongan dengan do'a dan keridhoan, agr nantinya mereka dapat selamat pergi dan selamat kembali.

Dari informasi yang didapat, kontingen Kwarcab Bintan hari ini akan diinapkan di Hotel Bali Tanjungpinang. Selanjutnya tanggal 12 Agustus besok akan langsung diberangkatkan ke Jakarta menuju Bumi Perkemahan dan dijadwalkan akan kembali ke Bintan pada 23 Agustus mendatang. Raimuna Nasional tahun ini akan diikuti lebih dari 15.000 orang peserta dari seluruh nusantara dan menyertakan lima negara tetangga untuk bergabung.