Indonesia Bisa Lebih Keras Tekan Myanmar

Doni Ahad, 10 September 2017 15:00 WIB
63x ditampilkan Headline Internasional

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri seharusnya bisa lebih keras memberikan tekanan diplomatik lagi untuk membantu menyelesaikan persoalan krisis kemanusiaan di Myanmar.

Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra kepada wartawan, Sabtu (9/9).

Menurut Yusril hal tersebut bisa dilakukan karena Indonesia sangat dihormati oleh negara Myanmar sehingga suaranya akan lebih didengar dibandingkan negara lain.

"Indonesia sebetulnya punya gigi untuk mendesak Myanmar. Kita tahu persis bahwa Indonesia-lah yang mendorong Myanmar terbebas dari isolasi selama lebih dari 31 tahun pada zaman Pak Harto dan mengajak Myanmar masuk ASEAN meskipun cukup berisiko karena mendapat tentangan dari negara-negata Barat," kata Yusril.

Lebih lanjut, Yusril pun mendorong Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera investigasi kasus kekerasan di Rakhine, Myanmar.

"Saya mendesak Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi di Myanmar," demikian Yusril.[RMOL/san]