Kelas Jauh Kuliah Diploma I IPB Diresmikan

Adhie Senin, 11 September 2017 22:05 WIB
388x ditampilkan Lingga Nasional Pendidikan

LINGGA - Gubernur Kepri Nurdin Basirun didampingi Bupati Lingga Alias Wello menghadiri langsung peresmian secara simbolis kuliah perdana untuk diploma I Pertanian dan Peternakan dari kerjasama Pemkab Lingga dengan pihak IPB Bogor di gedung Nasional Dabosingkep. Kuliah yang dimulai pada Senin (11/09) tadi, akan dilangsungkan di Dabosingkep dengan jumlah mahasiswa sebanyak 105 orang diantaranya 70 mahasiswa bidang pertanian dan 35 orang bidang peternakan.

Pada kesempatan itu, Bupati Lingga mengaku sebelumnya Pemkab merisaukan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Kabupaten. Kerisauan tersebut bukan saja karena minimnya sarana prasarana pendidikan yang ada, tetapi masalah SDM yang tersedia di Lingga.

Sebagai pimpinan dia berupaya memantapkan pendidikan di Lingga. Dengan membentuk tim dan melobi pihak perguruan tinggi, LIPI, BPPT dalam pengayaan SDM, akhirnya memilih IPB karena sebagai salah satu prioritas pada bidang pertanian yang sedang digerakkan pemkab.

Dia juga berkeinginan kalau program yang baru berjalan ini berkelanjutan. Artinya tidak hanya sampai pada tahun ini saja. Dia berharap kuliah perdana kelas jauh IPB ini akan jadi garda terdepan untuk pertanian dan peternakan di Kabupaten Lingga.

"Pada hari ini kita gelar kuliah perdana tersebut. Kami ingin program ini berkesinambungan. Tidak hanya sampai tahun ini saja, tetapi berkelanjutan. Kehadiran gubernur juga menunjukan komitmen beliau dalam hal ini. Kuliah ini diikuti sebanyak 105 mahasiswa yang terdiri dari 70 orang mahasiswa untuk bidang pertanian dan sebanyak 35 orang di peternakan. Dan ini merupakan program gratis, tetapi biarpun gratis, jangan sampai ada yang setengah-setengah hati," papar dia saat itu, Senin (11/09) sore.

Sementara, gubernur Kepri Nurdin Basirun berharap kepada para mahasiswa agar nantinya bisa menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Pemerintah memerlukan tenaga penyuluhan dengan harapan nantinya dapat diaplikasikan ilmu yang didapat. Menurutnya Bupati Lingga punya visi dan misi yang bagus kedepannya.

"Tentu nya kedepanya Lingga ini ingin maju. Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Kalau semua daerah berpikir defisit-defisit,tido lah semua. Dan kepada adik-adik diploma I ini,ciptakan perkerjaan. Dan dapat memberikan lapangan kerja untuk orang lain. Bukan mencari pekerjaan," papar Nurdi.

Ditempat yang sama Wakil Direktur Bid Kemahasiswaan Program Diploma IPB, Dr Ir Irmansyah, M.Si dalam sambutannya mengatakan kalau pembangunan di Indonesia memerlukan tenaga kerja yang terampil dan tangguh.
Dengan hadirnya IPB di Kabupaten Lingga diharapkan, setiap generasi muda di desa memanfaatkannya sebagai wadah  menambah ilmu dan  keterampilan. Menurut kuliah IPB adalah pendidikan yang berbasis produksi dimana mahasiswa dinyatakan lulus jika telah memproduksi dibidang yang di lakoninya. Terkhusus dibidang pertanian harus menghasilkan dari pertanian yang ditekuni.

"Diharapkan mahasiswa ini bukan pencari kerja ,tetapi menciptakan lapangan kerja. Jika program D1 ini memakai dana desa, maka desa tersebut akan menjadi tumpuan pembangunan dari pusat," kata Irwansyah.