Dinas Sosial Akan Verifikasi Ulang Panti Asuhan di Kota Makassar

Adhie Kamis, 2 November 2017 21:55 WIB
92x ditampilkan Headline Makassar

MAKASSAR, -- Inspeksi mendadak (sidak) ke panti asuhan yang di gelar Dinas Sosial Kota Makassar di beberapa tempat di bilangan Kecamatan Tallo. Merupakan sample guna memverifikasi jumlah anak panti asuhan.

Dipimpin langsung Kepala Dinas Sosial bersama jajaran kamis (02/11/2017), melakukan sidak di beberapa tempat terpencil yang berada di gang sempit di jalan Sunu.

Bersama beberapa awak media dan tim sidak Dinsos Makassar akhirnya tiba di salah Panti Asuhan Al- Syira Makassar, dan mendata jumlah serta kondisi Panti Asuhan Al- Syira yang memiliki anak asuh berjumlah 60 orang.

Namun ketika diperiksa dilokasi tempat tinggal anak panti asuhan tersebut tersisa beberapa orang dengan kondisi tempat tinggal berukuran kecil yang konon menurut anak panti dihuni 16 orang dengan fasilitas 2 bantal tidur tanpa kasur dan tidak memiliki kamar.

"kami disini tinggal 16 orang tidur bersama" ungkap anak panti asuhan Al- Syira. Kamis (02/11/2017), terkininews.com

Sementara itu kepala dinas sosial Dr. Mukhtar Tahir, mengatakan bahwa sidak 2 panti asuhan tersebut  hanya sample dan akan melakukan sidak kembali setelah ulang tahun kota Makassar.

"kita akan kembali melakukan sidak minggu depan usai ulang tahun Makassar, akan tetapi dengan keadaan berbeda yaitu dengan melakukan sidak pada malam hari" tegasnya

Lanjut menurut Kadinsos yang akrab disapa kak Utta, mengutarakan bahwa akan kembali  menyisir panti asuhan sesuai dengan target karena menurutnya selama menjabat sebagai kepala dinas sosial Muktar belum pernah menanda tangani isin daftar. Terkecuali hanya yang melanjutkan oleh karena itu jika ada sinyalemen panti asuhan abal abal tmaka telah menjadi kewajiban untuk memferivikasi kembali.

Jika dari hasil sidak dan hanya beberapa panti yang terverifikasi maka panti tersebutlah yangbakan jadi perhatian Dinas Sosial. Tegasnya

Ketika di tanya terkait panti asuhan yang tidak sesuai prosedur maka tentunya menurut Kadinsos akan memberi teguran pertama. Tapi kalau ada yang lebih parah dan tidak ada isin serta jumlah anak yang berlebihan maka akan ditutup. Pungkasnya (*/)