Akibat Tawuran Napi Lapas Klas IIA Permisan Nusakambangan Meninggal

Adhie Selasa, 7 November 2017 22:32 WIB
95x ditampilkan Headline Jakarta

CILACAP, -- Pengroyokan dalam Lapas Klas IIA Permisan Nusakambangan Cilacap yang terjadi pada selasa (07/11/2017), yang dilakukan oleh kelompok Napi kasus terorisme terhadap Napi kasus pidana umum mengakibatkan korban meninggal dunia.

Adapun kronologis kejadian yang terjadi sekira pukul 07.50 WIB saat terjadi keributan massa WBP (Warga Binaan Pemsyarakatan) yang dimulai dengan penyerangan yang dilakukan oleh WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) teroris Blok Tempo kamar 3 ke kamar Blok Tempo kamar 1 yang dihuni oleh WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) oleh John Refra alias John Kei dengan menggunakan balok kayu proyek dan batu-batu yang ada di sekitar kamar blok tempo. 

Akibat penyerangan tersebut Napi pidana umum yang sedang berada diluar kamar menuju blok tempo dan bermaksud membantu Jhon Key untuk melakukan penyerangan terhadap Napi teroris.

Lantaran kalah jumlah napi teroris kembali kedalam kamar sel dan mengunci diri dari dalam, dan akhirnya situasi di Lapas Klas IIA permisan telah dapat dikendalikan saat petugas Lapas dibantu petugas Pos Polisi Nusakambangan datang melerai dan memasukkan kembali para Napi kedalam kamar sel masing-masing. 

Meski demikian dalam kejadian tersebut tetap jatuh korban, Jhon Refra als Jhon Key (Pidana Umum) luka pelipis kiri dan telapak tangan kiri sobek, kemudian, Wendri Yanto Warta Bone (Pidana Umum), juga luka pelipis kiri atas, bahu belakang kanan memar, kaki memar, sementara Muhamad Asrul Sidik (Pidana Umum), terluka pada pelipis kiri, serta tangan memar 

Sementara korban yang meninggal dunia di tenggarai (Anak Buah Jonkay) atas nama, Tumbur Biondy Alvian Partahi Siburian alias Ondy Bin Robert Freddy Siburian, alamat komplek Depdibud Bulan sari Jl H.Abdul Gani No.25 Kel.Cempaka Putih Kec.Ciputat timur Tangerang Selatan.

Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan evakuasi menuju RSUD Cilacap yang diduga kehabisan darah karena luka tusuk dibagian perut dan kepala. 

Adapun nama pelaku dalam kejadian tersebut yang berasal dari sel teroris Blok Tempo kamar 3 antara lain, Mohamad ikhwan alias Abu Umar, Zaenal Abidin alias Ayah Daud, Zakaria alias Jack, Sulton Kolbi alias Assadullah, Prio Utomo alias Iyo als Prio, Ahmad Basuki bin Abdul Ghofur, Beben Hairul Rizal bin Maksum Ambari, Mansyur alias Mancut bin Saridin, Mohamad alias Nasifudin  bin Jumangin, Mohamad Aris Raharjo alias Afif, dan Mohamad Basri.

Kalapas menyatakan untuk saat ini situasi di Lapas Klas IIA permisan sementara dalam keadaan aman kondusif, akan tetapi tetap perlu adanya monitoring untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya keributan kembali. Tandasnya.

Menurutnya pengroyokan yang dilakukan oleh napi teroris terhadap Napi pidana umum Jhon key diduga karena sebelumnya telah terjadi pemukulan oleh napi pidana umum (pengikut Jhon Key) terhadap salah satu napi terorisme.

Untuk kepastian penyebab keributan masih dalam proses penyelidikan, dan pihak Lapas Klas IIA Permisan juga sudah membuat laporan polisi di Polsubsektor Nusakambangan terkait kejadian tersebut.

Adapun saksi tercatat beberapa nama antranya Tugimin, (57th), Islam, Pegawai Lapas Permisan, dan Suhrahman, (55th), Islam, juga pegawai Lapas Permisan.

Terkait barang bukti yang diamankan oleh Polsubsektor Nusakambangan ada berupa, pisau dapur 4 (empat) buah, batu, pecahan kaca, potongan kayu balok, dan baju putih milik korban an. Asrul yang terkena bercak darah, serta kaos warna putih milik korban an. Jhon Key yang terkena bercak darah juga (*/)