Lelang PT Bank Panin Tbk Makassar Rugikan Nasabah dan Terkesan Sepihak

Adhie Senin, 27 November 2017 15:20 WIB
346x ditampilkan Headline Makassar

MAKASSAR,  -- Lelang adalah penjualan barang yang terbuka untuk umum dengan penawaran harga secara tertulis dan/atau lisan yang semakin meningkat atau menurun untuk mencapai harga tertinggi, yang didahului dengan Pengumuman Lelang.

Metode Lelang Eksekusi berdasarkan UU Hak Tanggungan dan UU Fidusia iala,Ih melalui parate Eksekusi, yaitu Pemegang Hak Tanggungan, dalam hal ini Bank, menjual obyek Hak Tanggungan melalui pelelangan umum serta mengambil pelunasan piutang dari hasil pelelangan umum tersebut.

Namun atas dasar tersebut seharusnya pihak Bank juga melakukan pelelangan yang mengacu pada nilai taksasi barang yang akan di lelang. Kusnadi melalui Kuasa Hukumnya, Ardi Yusran akan menggugat pimpinan PT. Bank Panin Bank Makassar karena melelang asetnya berupa rumah dan tanah seluas 3.500 M2 lebih dengan harga tak wajar atau miring.

Kuasa hukum Ardi S. Yusran selaku ketua tim yang mangajukan gugatan terhadap PT. Bank Panin Tbk Makassar mengatakan bahwa apa yang dilakukan Bank Panin amatlah diluar batas kewajaran dimana agunan yang fi jaminkan kepada Bank Panin berupa sertifikat tanah seluas, 298 M2 Atas nama Hasrul Azis, SE, sertifikat hak milik No.00939/Romangpolong, Kec. somba opu, seluas 3.193 M2 Atas nama Hasrul Azis, SE, dan sertifikat No. 00996/romangpolong, kec. Somba opu seluas 153 m2 juga atas nama Hasrul Azis, SE.

Ketiga harta tersebut milik Hasrul Azis, SE. hanya ditaksir dengan nilai lelang sebesar 2.298.100.000 (dua miliar dua ratus sembilan puluh delapan juta dua ratus ribu rupiah) kepada pemenang lelang tunggal Freddy Prasetyo. terkininews.com

Sementara menurut Andi Amin Tamatappi yang menggelar confrence pers. Senin (27/11/2017), menerangkan bahwa berdasarkan data tim taksasi dari Toto Suharto & Rekan Bisnis Property Value license No. 2.090055/tanggal 10 oktober 2013 sebesar Rp. 11.269.400.000. Dan Tim Taksasi Kantor Jasa Penilai Publik pada tanggal 30 september 2013 senilai Rp. 8.232.000.000. terkininews.com

Lanjut pihak Bank Panin juga tidak pernah memberi nasaba keluasan guna melakukan penbayaran cicilan atas utang kredit sebesar Rp 2.500.000.000, atau dengan merujuk pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang dikeluarkan resmi pihak kelurahan setempat atau acuannya berdasarkan taksasi pihak swasta dalam hal ini pihak properti atau boleh juga berdasarkan taksasi dari Kantor Jasa Penilai Publik. 

Jika merujuk pada taksasi pihak Kelurahan setempat, aset warga tersebut senilai Rp 10 Miliar lebih dimana semeter tanah dinilai Rp 3 Juta permeter. Sementara taksasi dari pihak properti nilai aset klien kami sebesar Rp 11 Miliar lebih. Demikian juga ketika merujuk pada taksasi Kantor Jasa Penilai Pajak yang dimana nilai aset berupa tanah milik klien kami terhitung hingga sebesar Rp 8 Miliar lebih. Ungkap kuasa hukum Kusnadi salah satu ahli waris.

Lebih parah lagi, menurut Andi Amin Tamatappi, sertifikat aset berupa rumah dan tanah milik kliennya tersebut telah beralih nama ke pihak ketiga oleh Bank Panin Makassar tanpa melalui proses roya atau melibatkan seluruh ahli waris yang memiliki hak atas aset tersebut.

"Selain kami sudah resmi ajukan gugatan perdata untuk menuntut taksasi aset klien kami yang sebenarnya ke Pengadilan Negeri Makassar, kami juga akan laporkan pidana secara resmi ke Kepolisian dekat ini ," jelas Andi Amin Tamatappi. (*)