Unjuk Rasa Batal di Gelar Bank Panin Makassar Ajak Nego

Adhie Kamis, 11 Januari 2018 20:05 WIB
263x ditampilkan Makassar

MAKASSAR, -- Aksi unjuk rasa DPP LSM BASMI yang rencana akan dilakukan di kantor Bank Indonesi BI di jalan Ahmad Yani Makassar adalah sebagai langkah penyampaian kepada Bank BI Indonesia terkait dugaan adanya mafia perbankan yang ada dalam tubuh Bank Panin. Tbk Makassar.

Hal tersebut didasari dengan adanya lelang dan taksasi senilai Rp2,2 miliar lebih atas aset Kusnadi yang diduga sepihak dan terkesan semena mena terhadap nasabah Bank Panin Makassar. Kamis (11/1/2018) terkininews.com

Nilai taksasi yang dilakukan Bank Panin Cabang Makassar atas aset Kusnadi berupa rumah dan lahan seluas 3.500 meter persegi di Jalan Tun Abdul Razak, kabupaten Gowa, oleh Balai Lelang Negara, dengan harga sangat-sangat murah dan diduga kuat di luar prosedur,

Parahnya lagi, setelah lelang aset milik Kusnadi dilakukan, pihak Balai Lelang Negara tidak pernah memperlihatkan risalah lelang dan peserta lelang yang diketahui hanya tunggal.

Namun ketika hendak menyampaikan aspirasi dan maksud dari aksi unras tersebut, pihak Bank Panin tbk Makassar, yang di wakili oleh Asrul, melakukan upaya negoisasi kepada Nasabah dan kuasa hukumnya.

Baca!!,http://terkininews.com/2017/11/27/Lelang-PT-Bank-Panin-Tbk-Makassar-Rugikan-Nasabah-dan-Terkesan-Sepihak.html

Dari pertemuan tersebut pihak nasabah dan kuasa hukum telah memperlihatkan tuntutan kepada pihak yang mewakili Bank Panin (red # Asrul) sebagai berikut. 

  1. Mendesak Bank Indonesia Bi sebagai otoritas perbankkan mengusut serta mengaudit Bank Panin Cabang Makassar, atas adanya dugaan praktik mafia perbankan dalam lelang aset milik Kusnadi, Kuat dugaan kalau pelelangan aset milik Kusnadi dilakukan atas dasar adanya persekongkongkolan pihak oknum Bank Panin dengan oknum yang ingin menguasai aset lelang milik Kusnadi dengan harga murah. Pihak BI harus menyeret oknum Bank Panin yang terbukti melakukan Mall praktik mafia perbankkan ke hadapan hukum.
  2. Mendesak Bank Panin Cabang Makassar untuk segera mengeluarkan taksasi agunan aset milik Kusnadi yang sampai saat ini tidak pernah dikeluarkan. Mulai dari proses pengajuan pinjaman kredit, hingga aset tersebut dilelang.
  3. Mendesak Pengadilan Negeri Sungguminasa untuk menunda eksekusi objek lahan dan rumah milik Kusnadi. Mengingat kasus ini sarat dengan persekongkolan dan praktif mafia.

Pada kesempatan tersebut negosiator Bank Panin yang di wakili oleh Asrul juga berjanji untuk menindak lanjuti kepada pimpinan Bank Panin hingga mempertemukan dengan penentu kebijakan.

Di tempat terpisah tim kuasa hukum Kusnadi, Andi Amin Tamattappi mengungkapkan bahwa memberi tenggang waktu selama seminggu guna menindak lanjuti hasil pertemuan dari point tersebut.

"langkah selanjutnya kami hanya akan melakukan persuratan kepada BI Bank Indonesia untuk melakukan kroscek ke pihak Bank Panin Makassar yang telah merugikan nasabah dan tanpa proses sesuai ketentuan perbankan yang berlaku."

Atas dasar fakta keadaan tersebut kuat dugaan adanya persekongkolan dalam melakukan lelang terhadap nasabah. Lanjut ketua DPP LSM BASMI.(*)